Aceh Tamiang, http://sudutlimapuluhkota.com — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak bencana di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Pidie Jaya, Kota Sibolga, dan Kota Medan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Indosat SIGAP (Siap Tanggap Keadaan Darurat) yang berada di bawah payung Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) pilar filantropi.
Bantuan yang disalurkan meliputi paket makanan siap santap, logistik pangan, obat-obatan, pakaian dewasa dan anak-anak, popok bayi, kompor gas, genset, serta kebutuhan harian bagi keluarga terdampak. Seluruh bantuan dihimpun bersama karyawan dan mitra Indosat, kemudian didistribusikan langsung oleh tim Indosat di lapangan guna memastikan penyaluran tepat sasaran.
Penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai respons atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah tersebut, yang mengakibatkan ribuan warga mengungsi dan mengalami keterbatasan pasokan logistik. Kondisi darurat ini mendorong Indosat untuk bergerak cepat memberikan dukungan, terutama bagi para pengungsi yang membutuhkan bantuan pangan, perlengkapan kebersihan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Baca Juga : Indosat Berikan Paket Khusus Bencana untuk Pelanggan Terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Executive Vice President Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat, khususnya pada masa krisis. Menurutnya, kehadiran Indosat tidak hanya terbatas pada layanan telekomunikasi, tetapi juga dukungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain bantuan logistik, Indosat juga membagikan kartu perdana IM3 dan Tri guna menjaga akses komunikasi masyarakat terdampak. Langkah ini dilakukan agar para penyintas tetap dapat berkomunikasi, terutama untuk keperluan darurat dan memperoleh informasi terkait proses pemulihan.
Dua pekan pasca bencana, jaringan Indosat dilaporkan telah pulih hingga 98 persen di Provinsi Sumatera Barat, 94 persen di Provinsi Sumatera Utara, dan 50 persen di Provinsi Aceh. Tim teknis Indosat terus melakukan percepatan pemulihan layanan melalui perbaikan jalur transportasi telekomunikasi serta pengoperasian perangkat portable di berbagai titik terdampak. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga layanan dasar, seperti telepon, pesan singkat, dan layanan data terbatas, tetap berfungsi. (TIM)

