Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota sejak Rabu (25/11/2025) malam memicu bencana galodo dan tanah longsor di Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukik Barisan. Aliran air bah dari kawasan hulu membawa material lumpur, batu, dan kayu, sehingga mengakibatkan puluhan rumah warga terdampak di Batu Nago, Jorong Bigau, serta kerusakan pada sawah penduduk di Jorong Pauah.
Akses jalan menuju Koto Tinggi melalui Jorong Bigau dan Jorong Banda Raik sempat terputus akibat timbunan material longsor.
Berdasarkan informasi dari warga dan Pemerintah Nagari Baruah Gunuang, galodo terjadi pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 03:30 WIB dini hari. Debit air dilaporkan meningkat secara cepat setelah sungai di kawasan nagari meluap, dipicu intensitas hujan tinggi dan kondisi tanah yang labil.
“Kami masih melakukan pendataan. Sementara ini terdapat puluhan rumah terdampak, beberapa di antaranya cukup parah,” ujar Wali Nagari Baruah Gunuang, Aprional Djambak.

Selain permukiman warga, bencana juga merusak fasilitas umum berupa badan jalan terputus serta lahan pertanian di beberapa titik. Sejumlah warga dilaporkan mengungsi ke lokasi yang lebih aman, baik ke rumah keluarga maupun fasilitas nagari.
Hingga berita ini diturunkan, perangkat nagari bersama kepala jorong masih melakukan pembersihan material longsor, dengan prioritas pada pembukaan akses jalan serta evakuasi warga rentan seperti anak-anak dan lansia.
Pemerintah Nagari Baruah Gunuang mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan area perbukitan, mengingat intensitas hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (ABD)


Musibah di Baruah Gunuang ini menjadi pengingat bahwa kita harus selalu siap siaga terhadap bencana alam. Terima kasih kepada pemerintah nagari, perangkat jorong, dan seluruh warga yang sigap melakukan evakuasi serta membuka akses jalan. Semoga bantuan segera datang dan kondisi kembali pulih. 🌧️🤲