Cuaca Sumatera

Diperbarui 19.44 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
26°
⛅ Berawan
Padang
24°
🌤 Berawan sebagian
Pekanbaru
26°
⛅ Berawan
Palembang
25°
⛅ Berawan
Banda Aceh
26°
⛅ Berawan
Batam
25°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
24°
🌤 Berawan sebagian
Sudut Lima Puluh KotaWisataBerita
Wisata

Wisata Alam Padang Mangateh New Zealandnya Sumatera Barat Di Buka Untuk Umum Saat Libur Nataru 2024

Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com – Kabar gembira bagi teman-teman yang sudah punya plan untuk mengunjungi New Zaelandnya Sumatera Barat pada akhir tahun 2023 atau awal tahun 2024.

 

Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Padang Mengatas, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dibuka untuk umum saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

 

Kepala BPTU-HPT Padang Mengatas, Dani Kusworo melalui Sub. Koordinator Informasi dan Jasa Produks, Multiviza Muslim, mengatakan masyarakat umum yang akan berkunjung ke BPTU-HPT tidak perlu bersurat terlebih dahulu.

 

“Memasuki libur Nataru dan memasuki momen libur sekolah, kita BPTU-HPT Padang Mengatas tetap buka untuk kunjungan umum,” katanya.

 

Ia mengatakan, pihaknya memfasilitasi kunjungan untuk masyarakat umum hanya sampai lokasi Mini Ranch. Sedangkan kunjungan edukasi seperti pelaksanaan Bimbingan Tekni (Bimtek), kunjungan kelompok tani dan kunjungan kedinasan tetap di rekomendasikan untuk bersurat terlebih dahulu.

 

“Jadi, mini ranch yang kita bangun sejak beberapa bulan yang lalu ini khusus untuk menerima kunjungan masyarakat umum. Sebab masyarakat yang ingin berkunjung ke BPTU-HPT Padang Mengatas cukup banyak,” ungkap Multiviza Muslim.

 

Dikatakan, kunjungan masyarakat ke BPTU-HPT Padang Mengatas cukup tinggi, bahkan setiap harinya mencapai ratusan orang yang berkunjung.

 

“Tapi masyarakat yang berkunjung wajib mengikuti SOP yang telah ditetapkan atau biosecurity yang telah dimulai dari pintu gerbang,” tutur dia.

 

Selain itu, pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang akan berkunjung ke BPTU-HPT agar tidak membawa makanan dari luar. Sebab katanya, sampah plastik dari makanan tersebut bisa membahayakan terhadap sapi.

 

“Kita melarang membawa makanan dari luar, utamanya makanan yang memakai bungkusan plastik. Sebab, sampah plastik sangat berbahaya jika dimakan sapi,” tutup Multiviza.

 

Ia menyebutkan bahwa saat ini jumlah populasi sapi yang ada di BPTU-HPT Padang Mengatas sebanyak 1200 ekor yang terdiri dari sapi simental, sapi pesisir, sapi limosin dan sapi belgian blue.

 

Salah seorang pengunjung, Bunga Ratnasari mengatakan, ia bisa menikmati keindahan alam dari Padang Mengatas.

 

“Alhamdulillah sekarang kita bisa berwisata alam dan menikmati pemandangan di Padang Mengatas,” kata Bunga, pada Senin (25/12/2023).

 

Ia juga mengatakan, kita tidak jauh-jauh lagi berwisata alam di sekitar Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

 

“Bagus kita tidak jauh-jauh lagi berwisata ke Swiss karena sudah ada New Zealandnya Sumatera Barat di Kabupaten Lima Puluh Kota dan juga bisa mengajak anak-anak untuk bermain serta membuka lapangan pekerjaan baru untuk Masyarakat,” tutup Bunga. (ABD)

https://www.instagram.com/reel/C1RYhGgSu6G/?igsh=MXV2ajl0MGtmZDVxMw==

Berita Selanjutnya Opini : Hobby Menggambar Anime Secara Otodidak, Ameera Hasilkan Karya yang Sangat Indah

Berita Terkait

1 Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *