Cuaca Sumatera

Diperbarui 18.06 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
26°
⛅ Berawan
Padang
25°
⛅ Berawan
Pekanbaru
26°
⛅ Berawan
Palembang
25°
🌤 Cerah berawan
Banda Aceh
27°
⛅ Berawan
Batam
26°
☀️ Cerah
Bandar Lampung
25°
☀️ Cerah
Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Gelar Gerakan Pangan Murah, Stabilkan Harga Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Padang Kaduduak, Kecamatan Payakumbuh Utara, pada Kamis (05/03/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Asisten II Sekretariat Daerah, Yasrizal, mengatakan Pemerintah Daerah (Pemda) terus berupaya menjaga stabilitas harga pangan agar tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama saat terjadi gejolak harga menjelang hari besar keagamaan.

“Pemerintah berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang wajar,” kata Yasrizal.

Baca Juga : Wali Kota Payakumbuh Ajak Masyarakat Perkuat Ibadah, Persatuan, dan Kepedulian Lingkungan saat Safari Ramadhan

Menurutnya, Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan langkah konkret Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengendalikan inflasi pangan sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, pemerintah menyediakan sejumlah komoditas strategis dengan harga subsidi, di antaranya beras lokal Anak Daro, beras SPHP, telur ayam, gula pasir, bawang merah, dan minyak goreng.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edfidel Arda, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengantisipasi lonjakan harga pangan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah.

“Kegiatan ini kami tujukan untuk masyarakat Kota Payakumbuh. Warga cukup menunjukkan fotokopi KTP agar program ini tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, beras lokal Anak Daro dijual seharga Rp150.000 per 10 kilogram dari harga pasar Rp170.000 dengan stok 2.750 kilogram. Beras SPHP dijual Rp60.000 per kemasan dari harga pasar Rp64.000 dengan ketersediaan 600 kilogram.

Selain itu, telur ayam dijual Rp47.000 per tray dari harga pasar Rp53.000 dengan stok 275 tray. Gula pasir dipasarkan Rp14.000 per kilogram dari harga pasar sekitar Rp18.000 per kilogram dengan ketersediaan 275 kilogram.

Bawang merah dijual Rp20.000 per kilogram dari harga pasar Rp23.000 per kilogram dengan stok 275 kilogram. Sementara minyak goreng dipasarkan Rp29.000 per pouch dari harga pasar Rp31.400 per pouch dengan ketersediaan 275 pouch.

Edfidel menambahkan, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah Provinsi Sumatera Barat sebesar Rp10 juta.

“Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara rutin ke depan,” ujarnya.

Salah seorang warga, Fahmi Yurnita, warga Kelurahan Tigo Koto Diate, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, harga bahan pokok yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemko Payakumbuh. Kegiatan seperti ini sangat membantu kebutuhan rumah tangga kami, apalagi menjelang Ramadhan. Kami berharap program ini bisa rutin dilaksanakan,” katanya. (ABD/MediaCenter)

Berita Selanjutnya Nyawa Melayang karena Dua Labu Siam, Ketika Konflik Kecil Menjadi Tragedi

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *