Padang Panjang, http://sudutlimapuluhkota.com — Perayaan Hari Guru tahun ini terasa berbeda bagi Rehafzan Yuliadi Putra. Tanpa membawa kado atau kue, ia memilih memberikan sesuatu yang dianggapnya jauh lebih berarti.
“Mungkin di Hari Guru ini saya tidak bisa memberi kado atau kue untuk ibu dan bapak guru, tapi jadikanlah prestasi ini sebagai hadiah spesial penggantinya,” ucap Rehafzan Yuliadi Putra kepada pembawa acara Padang TV, meninggalkan kesan haru bagi banyak yang mendengar.
Rehafzan Yuliadi Putra bersama rekan-rekan dari MTsN Padang Panjang menjadi salah satu tim yang berlaga pada Lomba Cerdas Sains 2025. Kompetisi tersebut digelar Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pada Senin (24/11/2025), dan diikuti oleh 90 tim dari tingkat SD dan SMP.
Baca Juga : Rehafzan Yuliadi Putra Raih Juara 1 Green Campus Competition 2025, Bertabur Prestasi di Dunia Sains
Tahun ini, lomba digelar melalui kerja sama Pemko Padang Panjang dengan Padang TV, serta mendapatkan dukungan dari Bank Nagari. Sebanyak 69 tim berasal dari jenjang SD dan 21 tim dari SMP. Setiap sesi mempertandingkan enam tim, namun hanya satu yang berhak melaju ke babak selanjutnya. Seluruh jalannya perlombaan juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube dan Padang TV.
Wali Kota Hendri Arnis membuka kegiatan dengan suasana santai namun penuh semangat. Ia sempat menghidupkan suasana dengan kuis spontan untuk guru, yang disambut meriah oleh peserta dan penonton.
Dalam sambutannya, Wali Kota Hendri Arnis menegaskan bahwa kompetisi sains bukan semata mencari pemenang, melainkan wadah untuk membangun keberanian, kecepatan berpikir, dan kemampuan beradaptasi di tengah tantangan. Ia menilai semua pelajar yang hadir telah membawa nama sekolah dengan penuh percaya diri.
“Menang atau tidak bukan persoalan. Yang terpenting, para pelajar sudah tampil dan mencatat sejarah bagi diri mereka sendiri,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota Hendri Arnis juga menyoroti komitmen pemerintah dalam memperkuat identitas Kota Padang Panjang sebagai Kota Pendidikan. Salah satu program yang akan diluncurkan pada 2026 adalah pemberian kacamata gratis untuk pelajar, sebagai dukungan bagi kesehatan mata dan kualitas belajar.
Kepala Disdikbud Nasrul menambahkan bahwa Lomba Cerdas Sains menjadi ruang tumbuh bagi pelajar dalam memperluas wawasan dan melatih komunikasi publik. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu terus digelar sebagai sarana pembinaan generasi muda.
Dengan dukungan banyak pihak dan suasana kompetisi yang inspiratif, Lomba Cerdas Sains 2025 tidak hanya memunculkan persaingan, tetapi juga membuktikan bahwa pelajar Kota Padang Panjang siap menjadi generasi ilmiah yang kompetitif dan percaya diri. (ABD)

