Cuaca Sumatera

Diperbarui 10.51 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
26°
🌦 Hujan lokal
Padang
26°
⛅ Berawan
Pekanbaru
28°
⛅ Berawan
Palembang
27°
🌦 Gerimis ringan
Banda Aceh
31°
🌤 Cerah berawan
Batam
28°
🌤 Berawan sebagian
Bandar Lampung
28°
🌤 Cerah berawan
Nasional

ParagonCorp Dorong Rasa Ingin Tahu, Eksperimen, dan Peran Guru di Era AI

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Jakarta, http://sudutlimapuluhkota.com Perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) membuat akses terhadap informasi dan jawaban semakin mudah. Di tengah kondisi tersebut, ParagonCorp menilai kemampuan bertanya, rasa ingin tahu, keberanian bereksperimen, serta peran guru dalam menumbuhkan manusia tetap menjadi bagian penting dalam proses belajar dan melahirkan inovasi.

Hal tersebut mengemuka dalam rangkaian diskusi Endgame Townhall 2026 bertema Cosmos of Knowledge di Balai Kartini, Kota Jakarta, pada Sabtu (19/09/2026). Dua perspektif tersebut disampaikan Deputy CEO dan Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, serta Group CEO ParagonCorp, Harman Subakat.

Dalam sesi The Power of Curiosity and Research, dr. Sari Chairunnisa mengatakan kemudahan memperoleh jawaban melalui teknologi perlu diimbangi dengan rasa ingin tahu untuk menggali informasi lebih dalam.

Baca Juga : ParagonCorp dan BRIN Jalin Kerja Sama Riset Mikroalga untuk Bahan Baku Kosmetik

Menurutnya, rasa ingin tahu merupakan titik awal pencarian pengetahuan. Namun, pertanyaan tersebut perlu dilanjutkan melalui proses pengujian, mulai dari merumuskan pertanyaan, membangun hipotesis, melakukan eksperimen, menguji asumsi, membaca hasil, menemukan kesalahan, hingga melakukan iterasi.

“Kita tidak harus menjadi scientist dan memiliki laboratorium untuk bereksperimen. Kita semua memiliki ruang untuk melakukan eksperimen, baik di ruang kelas, ruang meeting, lingkungan kerja, maupun di rumah,” ujar Sari.

Ia menilai AI dapat menjadi bagian dari proses belajar dan eksplorasi. Namun, kemampuan berpikir kritis, bertanya, melakukan eksperimen, serta belajar dari hasil yang diperoleh tetap diperlukan agar informasi dapat berkembang menjadi pemahaman dan pengetahuan baru.

Sementara itu, Harman Subakat menyoroti peran guru dalam membentuk manusia yang terus belajar dan berkembang. Menurutnya, guru tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu, membentuk cara berpikir, dan membuka kesempatan bagi seseorang untuk melihat lebih banyak kemungkinan di masa depan.

“Ketika kita kecil, kita selalu bertemu sosok-sosok guru. Kita ingat guru yang inspiratif, ceritanya, dan motivasinya. Saya merasa kehidupan founder itu sejatinya juga kehidupan seorang guru,” ujar Harman.

Menurut Harman, semangat belajar tidak berhenti setelah seseorang menyelesaikan pendidikan formal. Kebiasaan bertanya, berdiskusi, mencoba, dan menemukan cara baru juga perlu dibangun di lingkungan kerja.

Pandangan tersebut juga diterapkan ParagonCorp melalui ekosistem pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia. Salah satunya melalui Wardah Inspiring Teacher yang memberikan ruang bagi guru untuk belajar, berbagi pengalaman, dan mengembangkan kapasitas melalui pendampingan serta coaching. Program tersebut telah berjalan selama delapan tahun dan disebut telah menjangkau lebih dari 25.000 guru di berbagai wilayah Indonesia.

Selain pendidikan, Harman juga menekankan pentingnya penguatan riset dan inovasi. Menurutnya, dunia usaha dapat menjadi bagian dari ekosistem yang mempertemukan pengetahuan, kebutuhan industri, dan peluang pengembangan solusi.

ParagonCorp, kata Harman, terus memperkuat fungsi Research and Development (R&D) sekaligus membuka kolaborasi dengan lingkungan akademik. Tim R&D juga didorong untuk mengeksplorasi, melakukan eksperimen, dan membangun pengetahuan baru.

Hal tersebut sejalan dengan pandangan Sari bahwa pengetahuan tidak seharusnya berhenti sebagai informasi. Pengetahuan menjadi lebih bermakna ketika dapat diterjemahkan menjadi solusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan pulang hanya membawa jawaban. Pulanglah membawa sesuatu yang ingin Anda coba,” tutur Sari.

Melalui penguatan budaya belajar, riset, dan inovasi, ParagonCorp mendorong agar kemajuan teknologi tetap berjalan beriringan dengan kemampuan manusia untuk bertanya, berpikir kritis, bereksperimen, dan terus berkembang. (TIM)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *