Cuaca Sumatera

Diperbarui 07.54 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
29°
🌦 Gerimis
Padang
26°
🌦 Gerimis ringan
Pekanbaru
28°
🌦 Hujan lokal sedang
Palembang
30°
⛈ Badai petir
Banda Aceh
28°
🌦 Hujan lokal
Batam
25°
🌦 Gerimis lebat
Bandar Lampung
27°
🌦 Hujan lokal
Nasional

Indosat Catat Pertumbuhan Positif, Fokus Kembangkan Bisnis Telekomunikasi dan AI

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
  • Indosat mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara.
  • Strategi hyper-personalization dan monetisasi 5G mendorong penguatan bisnis inti telekomunikasi Indosat dengan capaian Average Revenue Per User (ARPU) seluler gabungan sebesar Rp46.000. 
  • Indosat AI Cloud mencatat momentum komersial yang kuat, dengan capaian pendapatan USD50 juta pada sembilan bulan pertama 2026 dan diperkirakan mencapai USD100 juta pada akhir tahun ini. 

Jakarta, http://sudutlimapuluhkota.com — PT. Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) mencatatkan pendapatan sebesar Rp45,8 triliun pada sembilan bulan pertama 2026, tumbuh 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut turut diikuti peningkatan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 37,2 persen menjadi Rp4,9 triliun.

Dalam siaran pers yang diterbitkan pada Kamis (29/10/2026), Indosat menyebutkan bahwa EBITDA perusahaan mencapai Rp21,1 triliun. Kinerja tersebut didukung oleh pertumbuhan bisnis inti telekomunikasi sekaligus pengembangan bisnis berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Indosat terus memperkuat bisnis konektivitas melalui pemanfaatan teknologi AI, peningkatan kualitas jaringan, optimalisasi spektrum, serta pengembangan layanan 5G. Strategi tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dan mendorong pertumbuhan pendapatan.

Baca Juga : IM3 Platinum Hadirkan Bundling iPhone 18 Pro dan Pro Max dengan Kuota 175 GB

Hasilnya, rata-rata pendapatan per pengguna atau Average Revenue Per User (ARPU) seluler gabungan meningkat 16,5 persen secara tahunan menjadi Rp46.000. Sementara itu, trafik data tumbuh 16 persen menjadi 14.829 petabyte.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan bisnis inti telekomunikasi menjadi fondasi utama bagi perusahaan dalam menjalankan transformasi menuju perusahaan teknologi berbasis AI.

Menurutnya, perusahaan berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan, penguatan monetisasi layanan, serta optimalisasi investasi jaringan dan spektrum. Fondasi bisnis tersebut juga mendukung investasi Indosat dalam pengembangan infrastruktur dan solusi AI.

“Investasi kami di bidang AI kini mulai menunjukkan kontribusi bisnis yang nyata. Kami juga terus membangun kapabilitas untuk menjawab tingginya kebutuhan akan infrastruktur dan solusi AI, baik di Indonesia maupun di kancah global,” ujar Vikram.

Pendapatan AI Cloud Capai US$50 Juta

Di sektor kecerdasan buatan, Indosat mencatat pendapatan dari solusi Indosat AI Cloud sebesar US$50 juta selama sembilan bulan pertama 2026. Angka tersebut melampaui pendapatan sepanjang 2025 yang tercatat sebesar US$28 juta.

Perusahaan memperkirakan pendapatan dari bisnis AI Cloud dapat mencapai US$100 juta hingga akhir 2026. Proyeksi tersebut sejalan dengan meningkatnya kebutuhan terhadap layanan komputasi AI dan cloud.

Untuk mendukung pengembangan bisnis tersebut, Indosat membangun ekosistem AI terintegrasi yang mencakup konektivitas, jaringan serat optik, pusat data, kapasitas komputasi, model AI, hingga aplikasi bagi perusahaan.

Melalui RAIA Grid, Indosat memanfaatkan jaringan serat optik sepanjang 86.000 kilometer untuk mendukung konektivitas antara infrastruktur komputasi dan penerapan teknologi AI.

Selain itu, Zankore by Indosat dikembangkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur AI generasi berikutnya. Perusahaan memiliki ambisi jangka panjang untuk mencapai kapasitas AI hingga 1 gigawatt (GW).

Indosat juga menghadirkan Indosat Intelligence Suite melalui kemitraan strategis dengan F5. Solusi tersebut dirancang untuk memberikan akses terkelola kepada pelanggan korporasi terhadap model dan infrastruktur AI melalui satu lapisan terintegrasi.

Layanan ini ditujukan untuk membantu perusahaan mengelola penggunaan AI, mengendalikan biaya, serta memperluas penerapan teknologi tersebut secara lebih terukur.

Melalui penguatan bisnis telekomunikasi dan pengembangan ekosistem AI, Indosat menargetkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku usaha di Indonesia.

Perusahaan juga berupaya memperkuat posisinya dalam ekosistem ekonomi digital regional dan global melalui pengembangan konektivitas serta layanan berbasis kecerdasan buatan. (TIM)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *