Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com – Pembangunan infrastruktur kembali menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat. Melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahap II tahun 2025, Kabupaten Lima Puluh Kota mendapat alokasi anggaran sebesar Rp4,5 miliar untuk peningkatan ruas Jalan Piobang Koto–Panjang.
Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, yang selama ini aktif mengawal aspirasi daerah di tingkat pusat, memastikan bahwa program ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Daerah (Pemda), DPR RI, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Menurut Zigo, ruas Jalan Piobang Koto–Panjang merupakan jalur vital yang selama ini menjadi akses utama mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian. Kondisi jalan yang kurang memadai kerap menjadi hambatan bagi petani dan pelaku usaha lokal untuk mendistribusikan produk mereka ke pasar.
“Jalan ini bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi juga urat nadi ekonomi masyarakat. Peningkatan kualitas jalan akan memudahkan transportasi hasil pertanian, mempercepat arus barang, dan memberi manfaat langsung bagi perekonomian warga,” ujar Zigo.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur melalui program IJD tidak semata-mata soal perbaikan jalan. Lebih jauh, program ini diarahkan untuk memperkuat konektivitas regional yang akan menunjang aktivitas perdagangan, distribusi logistik, hingga membuka peluang investasi baru di daerah.
“Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR menaruh perhatian besar pada konektivitas wilayah. Ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan agar daerah-daerah seperti Kabupaten Lima Puluh Kota tidak tertinggal dalam arus pertumbuhan nasional,” jelasnya.
Selain itu, Zigo menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan infrastruktur yang telah dibangun. Dengan adanya peningkatan kualitas jalan, masyarakat diharapkan dapat merasakan langsung manfaatnya dan bersama-sama menjaga kondisi jalan tetap baik.
Dengan alokasi dana Rp4,5 miliar tersebut, Pemkab Lima Puluh Kota bersama pihak terkait ditargetkan segera menuntaskan pekerjaan sesuai jadwal yang ditetapkan. Jika terealisasi dengan baik, Jalan Piobang Koto–Panjang diperkirakan akan menjadi salah satu jalur representatif yang mendukung mobilitas warga sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah. (TIM)

