Cuaca Sumatera

Diperbarui 23.00 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
24°
⛅ Berawan
Padang
24°
⛅ Berawan
Pekanbaru
25°
🌦 Gerimis ringan
Palembang
26°
⛅ Berawan
Banda Aceh
26°
⛅ Berawan
Batam
24°
🌦 Hujan lokal
Bandar Lampung
25°
⛅ Berawan
Politik

Hj. Nevi Zuairina selaku Anggota MPR-RI F-PKS Menyerap Aspirasi Masyarakat yang dihadiri oleh Pemuda, Pemudi, serta Tenaga Pengajar di Nagari Koto Tinggi

Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com Hj. Nevi Zuairina selaku Anggota MPR-RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera melakukan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat yang dihadiri oleh pemuda dan pemudi, serta tenaga pengajar di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Selasa (11/10/2023).

 

Agenda Penyerapan Aspirasi Masyarakat ini merupakan wadah bagi konstituen untuk menyampaikan isu dan permasalah ekonomis, sosial, pendidikan yang ada di daerah.

 

BACA JUGA : Nevi Zuairina, Anggota DPR RI F-PKS Serap Aspirasi Masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota

 

Dalam kegiatan ini Hj. Nevi Zuairina mengusung tema Ekonomi Kerakyatan yang Berkeadilan.

 

“Sejalan dengan semangat keadilan dan kesejahteraan kita berharap ekonomi kerakyatan dapat semakin tumbuh dengan mendengar langsung apa permasalahan yang ada di lapangan” ujarnya.

 

Dalam penyampaiannya Hj. Nevi Zuairna menegaskan bahwa ekonomi adalah kunci bagi kuatnya sebuah negara. Saat ini penopang perekonomian negara adalah sektor UMKM yang berkontribusi sangat besar terhadap Negara. Sektor inilah yang terus dijaga dan didorong keberlangsungannya dengan menerapkan sistem perekonomian yang berkeadilan.

 

Lanjutnya millenial saat ini punya cara mereka sendiri dalam menghasilkan ide-ide baru yang berdampak terhadap ekonomi, dengan didukung infrastruktur teknologi yang ada banyak pemuda yang jauh dari kota namun dengan konten yang dia buat di media sosial dapat ditonton banyak orang dan menghasilkan keuntungan.

 

“Saat ini, dengan adanya teknologi membuka cakrawal kita bahwa banyak peluang-peluang yang bisa dimaksimalkan, jangan merasa terkurung dengan jauhnya jarak dari kota, kita harus mampu melakukan inovasi untuk mencapai cita-cita kita,” ungkapnya.

 

Bagi millenial di daerah terbukanya akses seluas-luasnya terhadap konten-konten yang bermanfaat dengan didukung oleh infrastruktur digital yang memadai merupakan sebuah bentuk kemerdekaan yang mendorong terwujudnya ekonomi kerakyatan yang berkadilan. (*)

Berita Selanjutnya Opini : Bullying Sering Terjadi, Apa Kabar Pendidikan Karakter?

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *