Cuaca Sumatera

Diperbarui 01.55 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
26°
⛅ Berawan
Padang
28°
⛅ Berawan
Pekanbaru
28°
🌤 Berawan sebagian
Palembang
28°
⛅ Berawan
Banda Aceh
29°
⛅ Berawan
Batam
29°
🌤 Cerah berawan
Bandar Lampung
26°
⛅ Berawan
Sumatera Barat

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Senator Muslim M. Yatim Ajak Generasi Muda Sumbar Amalkan Nilai Pancasila

Padang, http://sudutlimapuluhkota.com — Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Provinsi Sumatera Barat, Muslim M Yatim, menekankan pentingnya menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang digelar Pemuda Madani Provinsi Sumatera Barat di Aula DPW PKS Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang, pada Rabu (17/06/2026).

Senator Muslim M. Yatim mengatakan Pancasila tidak seharusnya hanya dipahami sebagai simbol negara atau sekadar dihafalkan, tetapi harus menjadi pedoman dalam bersikap, mengambil keputusan, bermasyarakat, serta menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila adalah pondasi bangsa yang harus selalu dijaga dan dijalankan. Jangan sampai Pancasila hanya menjadi hafalan, tetapi harus benar-benar hadir dalam perilaku dan kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga : Senator Muslim M. Yatim Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Pengurus JSIT Sumbar

Menurut Senator Muslim M. Yatim, Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia yang menjadi landasan dalam berbagai aspek kehidupan nasional, termasuk penyelenggaraan pemerintahan, pembentukan hukum, pembangunan, hingga kehidupan sosial masyarakat.

Ia mengibaratkan bangsa sebagai sebuah bangunan yang kekuatannya sangat bergantung pada fondasi. Karena itu, menurutnya, keutuhan dan keberlangsungan Indonesia juga ditentukan oleh kemampuan masyarakat dalam menjaga serta mengamalkan nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan berbangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Senator Muslim M. Yatim menjelaskan empat pilar yang menjadi materi sosialisasi, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD NRI 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Ia menjelaskan, Pancasila memiliki kedudukan fundamental sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Lima sila di dalamnya memuat nilai-nilai yang menjadi pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang berkeadilan dan berkeadaban.

Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, misalnya, menurut Senator Muslim M. Yatim, perlu diwujudkan melalui kehidupan beragama yang saling menghormati dan menjunjung toleransi.

Sementara nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab harus tercermin dalam penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia, sikap saling menghargai, menjunjung keadilan, serta menolak diskriminasi.

Adapun Persatuan Indonesia, lanjutnya, menjadi landasan untuk menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, budaya, bahasa, dan latar belakang sosial masyarakat.

Sedangkan sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan mengajarkan pentingnya menyelesaikan perbedaan melalui musyawarah dan mengedepankan kepentingan bersama.

Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menurutnya, juga harus menjadi pedoman dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Senator Muslim M. Yatim turut mengingatkan bahwa perkembangan teknologi informasi dan media sosial menghadirkan tantangan baru dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Arus informasi yang cepat, kata dia, perlu diimbangi dengan kemampuan literasi digital dan pemahaman kebangsaan yang baik.

Penyebaran berita bohong (hoax), ujaran kebencian, provokasi, intoleransi, maupun informasi yang berpotensi memicu perpecahan, menurutnya, harus dihadapi dengan sikap kritis dan bijaksana.

“Generasi muda tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu menjadi bagian dari solusi dengan menyebarkan informasi positif, membangun persatuan, dan menjaga komunikasi yang sehat di ruang publik,” katanya.

Ia juga menilai penguatan wawasan kebangsaan tidak cukup dilakukan melalui pendidikan formal. Nilai-nilai Pancasila perlu ditanamkan melalui keluarga, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, komunitas, lembaga keagamaan, serta lingkungan masyarakat.

Senator Muslim M. Yatim menekankan pentingnya keteladanan dalam mengamalkan nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, pemahaman mengenai Pancasila dan empat pilar tidak cukup berhenti pada teori, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

Khusus kepada generasi muda Provinsi Sumatera Barat, ia mengajak agar turut menjaga persatuan dengan mengembangkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, toleransi, musyawarah, dan sikap menghargai perbedaan.

Ia juga menyebut kearifan lokal dan budaya yang hidup di tengah masyarakat Provinsi Sumatera Barat dapat menjadi modal dalam memperkuat semangat kebersamaan dan persatuan bangsa.

Senator Muslim M. Yatim menegaskan bahwa menjaga Pancasila bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun lembaga negara, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara.

“Menjaga Pancasila berarti menjaga persatuan Indonesia. Mengamalkan Pancasila berarti ikut menjaga masa depan bangsa,” ujarnya.

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama Pemuda Madani Provinsi Sumatera Barat tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta terhadap Pancasila, UUD Negara RI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Melalui kegiatan tersebut, generasi muda diharapkan semakin memiliki kesadaran untuk menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan nyata, seperti menghormati perbedaan, menjaga persatuan, menjunjung nilai kemanusiaan, mengutamakan musyawarah, menaati konstitusi, serta memperjuangkan keadilan sosial. (TIM)

Berita Selanjutnya Kendalikan Inflasi, Pemko Payakumbuh Libatkan Ribuan ASN Jadi Produsen Pangan

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *