Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com – Kehangatan kebersamaan dan semangat melestarikan tradisi menjadi napas utama kegiatan Satu Nagari Satu Event di Nagari Aie Tabik, Kecamatan Payakumbuh Timur, pada Minggu (07/09/2025).
Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, hadir langsung untuk memberikan dukungan sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) dalam menjaga warisan adat dan budaya Minangkabau.
Pada kesempatan itu, masyarakat Aie Tabik menampilkan prosesi adat Mauluan Kain, salah satu tradisi penting menjelang acara inti pernikahan. Prosesi ini tidak hanya bertujuan mengantarkan pakaian untuk calon mempelai pria, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar keluarga besar.
Wakil Wali Kota Elzadaswarman menekankan, pelestarian adat harus dijalankan berdasarkan falsafah Adat Basandi Syara’–Syara’ Basandi Kitabullah (ABS–SBK).
“Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh terus mendorong penguatan lembaga adat seperti LKAAM, KAN, dan Bundo Kanduang baik di tingkat kota maupun nagari. Dukungan anggaran melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga juga kita siapkan agar kegiatan adat dan budaya dapat terus hidup,” ujarnya.
Baca Juga : Stagnasi Implementasi ABS-SBK: Webinar Internasional Desak Pemprov Sumbar Segera Operasionalkan UU 17/2022
Menurutnya, menghadirkan prosesi Mauluan Kain dalam event budaya merupakan langkah nyata untuk melestarikan warisan leluhur. Ia berharap generasi muda dapat memahami nilai-nilai positif dari setiap prosesi adat.
“Jika ajaran adat tidak diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, maka akan hilang budi di dalam diri. Pepatah adat mengingatkan, adaik kok kurang takurasai, dunia manjadi takupalang,” tambahnya.
Wakil Wali Kota Elzadaswarman menilai program Satu Nagari Satu Event menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah, lembaga adat, tokoh masyarakat, hingga generasi muda. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjadikan nagari sebagai destinasi wisata budaya yang bernilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas lokal.
“Kami berharap kerja sama antara niniak mamak, Bundo Kanduang, dan seluruh elemen adat semakin kuat bersama pemerintah. Tujuan kita sama, yakni memajukan dan memakmurkan kehidupan masyarakat Kota Payakumbuh,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Elzadaswarman juga menyampaikan apresiasi kepada panitia serta seluruh pihak yang terlibat, termasuk Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, pengurus LKAAM, KAN, Bundo Kanduang se-Kota Payakumbuh, serta Rang Mudo dan Puti Bungsu Nagari Aie Tabik.
Kegiatan ini turut dihadiri Kadis Parpora Yunida Fatwa, Camat Payakumbuh Timur, Lurah Aie Tabik, Ketua LKAAM YB Dt. Permato Alam, serta jajaran Bundo Kanduang Kota Payakumbuh. (ABD/MediaCenter)

