Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com — Suasana haru dan bahagia mewarnai penyambutan kepulangan 201 Jemaah Haji asal Kota Payakumbuh di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Payakumbuh, pada Rabu (16/7/2025). Jemaah yang tergabung dalam Kloter 12 dan 15 ini disambut langsung oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, bersama jajaran Pemerintah Daerah (Pemda).
Kedatangan Jemaah Haji yang berlangsung penuh kekeluargaan itu turut diwarnai lantunan shalawat serta pelukan dari keluarga yang telah menanti. Tangis bahagia pecah menyambut para tamu Allah yang kembali dalam kondisi sehat dan selamat usai menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Wali Kota Zulmaeta dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah serta apresiasi kepada seluruh petugas haji yang telah menjalankan tugas dengan baik. Ia juga berharap nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama berhaji dapat membawa dampak positif di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat walafiat. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa berkah bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Baca Juga : Pemko Payakumbuh Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter XV
Wali Kota Zulmaeta juga menekankan pentingnya menjadikan pengalaman Ibadah Haji sebagai modal sosial untuk memperkuat toleransi, keharmonisan, dan pembangunan daerah.
“Kepulangan ini adalah awal untuk menjadi pribadi teladan yang membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat. Mari bersama membangun Kota Payakumbuh secara kolektif,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Zulmaeta juga memberikan apresiasi khusus kepada IPHI Kota Payakumbuh sebagai organisasi masyarakat yang dinilai solid, aktif, dan mampu mempererat persaudaraan di tengah keberagaman.
“Saya belum pernah melihat kelompok masyarakat sekuat dan seaktif IPHI. Ini menunjukkan masyarakat Payakumbuh memiliki semangat persatuan yang tinggi,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para jemaah, untuk terus mendukung pembangunan kota melalui semangat kolaborasi dan gotong royong.
“Jangan hanya mengandalkan APBD. Dalam keterbatasan anggaran, kolaborasi adalah kunci untuk menghadapi tantangan pembangunan,” serunya.
Sementara itu, Ketua Kloter, Ustadz Miftahul Gani, menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian pemerintah daerah terhadap jemaah lansia. Ia menuturkan bahwa hanya di Payakumbuh, jemaah lansia mendapatkan pelayanan khusus berupa fasilitas kendaraan dari pemerintah hingga ke depan rumah.
“Mobil pribadi Wali Kota, Wakil Wali Kota, hingga kepala OPD dikerahkan untuk memastikan kenyamanan jemaah lansia. Ini bentuk pelayanan publik yang patut diapresiasi,” katanya.
Prosesi serah terima jemaah dilakukan secara simbolis dari Ketua Kloter kepada Wali Kota Payakumbuh, dan dilanjutkan ke IPHI Kota Payakumbuh. Momen tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kebersamaan.
Kepulangan para jemaah diharapkan menjadi awal dari hadirnya keberkahan dan semangat baru untuk kemajuan Kota Payakumbuh. (ABD/MediaCenter)

