Jakarta, http://sudutlimapuluhkota.com — ParagonCorp resmi meluncurkan Program Wardah Inspiring Teacher (WIT) Generasi ke-8 bertepatan dengan momentum Hari Guru Nasional. Program CSR pilar pendidikan ini kembali dibuka dengan mengusung tema “Dari Kelas untuk Dampak Nyata”, sebagai upaya memperluas akses peningkatan kapasitas pendidik di Indonesia.
Peluncuran WIT Gen VIII dilakukan pada rangkaian kegiatan Workshop Teacher Inspiring Movement (TIMov) di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada Minggu (23/11/2025). Kegiatan digelar oleh komunitas alumni Rumah Belajar Wardah Inspiring Teacher (RBWIT) dan menghadirkan beragam sesi peningkatan kompetensi guru, terutama pada aspek computational thinking dan content creation.
Sejak pertama kali diinisiasi pada 2017, WIT berkembang dari 30 guru rekomendasi murid di Yogyakarta, menjadi program pemberdayaan guru berskala nasional. Hingga 2025, program ini telah menjangkau lebih dari 10.000 guru dari 400 lebih kabupaten/kota di Indonesia, serta melahirkan komunitas alumni RBWIT sebagai ruang kolaborasi berkelanjutan.
Baca Juga : ParagonCorp Kembali Raih Penghargaan Indonesia’s Best Managed Companies 2025 untuk Ketiga Kalinya
Gelaran TIMov tahun ini diikuti 150 peserta dari DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sulawesi. Antusiasme publik cukup tinggi—lebih dari 200 guru mendaftar dalam waktu kurang dari 24 jam.
Workshop berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama menghadirkan Alfan Hidayatullah, Chief Education & Technology Officer Alkadem, yang membahas Pendidikan Abad 21 dan praktik computational thinking. Sesi kedua dipandu Lina Wijayanti, Guru serta Influencer Pendidikan sekaligus alumni WIT, yang mengajak peserta memperdalam strategi content creation. Dukungan turut hadir dari perwakilan dinas pendidikan serta Pemerintah Daerah (Pemda) se-DIY.
Sebagai upaya pengembangan diri, Wardah juga menambahkan sesi personal color analysis guna meningkatkan kepercayaan diri peserta guru.
Head of CSR ParagonCorp, Suci Hendrina, menyampaikan apresiasi terhadap keberlanjutan gerakan pendidikan ini.
“Wardah Inspiring Teacher lahir dari keyakinan bahwa guru adalah pilar perubahan. Dari awal hanya 30 guru di Jogja, kini lebih dari 10.000 guru telah menjadi bagian dari gerakan ini. Yang paling membanggakan adalah melihat para alumni terus bergerak dan menginspirasi pendidik lainnya,” ujar Suci.
Sebagai gerakan inklusif, WIT mengajak masyarakat untuk turut merekomendasikan guru inspiratif melalui tautan pendaftaran resmi. Guru terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama 3–4 bulan dengan materi yang disusun sesuai kebutuhan nyata pendidikan di lapangan.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran Wardah Inspiring Teacher Generasi 8 dapat diakses melalui laman: WARDAH INSPIRING TEACHER GEN 8 dan akun Instagram @wardahinspiringteacher. (TIM)

