Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com — Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Balai Kota Payakumbuh, pada Sabtu (02/05/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.
Dalam amanatnya, disampaikan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum untuk refleksi sekaligus menguatkan semangat dalam memajukan pendidikan nasional. Pendidikan disebut sebagai proses memanusiakan manusia yang dilaksanakan dengan ketulusan, kasih sayang, serta penghormatan terhadap potensi setiap individu.
Nilai tersebut sejalan dengan ajaran Ki Hajar Dewantara melalui sistem among, yakni asah, asih, dan asuh sebagai dasar pembentukan karakter dan kecerdasan.
Lebih lanjut, arah pembangunan pendidikan nasional menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai prioritas utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat. Untuk itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mendorong penerapan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) guna meningkatkan kualitas pendidikan.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh memperkuat langkah konkret dengan mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat satuan pendidikan. Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyebutkan, Pemerintah Daerah (Pemda) terus mengakselerasi digitalisasi sekolah, meningkatkan sarana dan prasarana, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta bersama jajaran juga berkomitmen menjadikan sekolah sebagai ruang tumbuh yang inklusif dan menyenangkan, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar.
Selain itu, peningkatan kompetensi guru menjadi fokus melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan kapasitas pedagogik, serta dukungan terhadap program sertifikasi dan pengembangan profesional.
Upaya penguatan pendidikan karakter juga terus dilakukan melalui pembiasaan nilai disiplin, gotong royong, serta kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong kepemimpinan dan kreativitas siswa.
Di sisi lain, Pemerintah Daerah (Pemda) memperluas akses pendidikan dengan memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh layanan pendidikan yang layak, termasuk melalui pendekatan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Wakil Wali Kota Elzadaswarman menegaskan, sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat di daerah.
“Seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama mendukung pendidikan, karena kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat Hardiknas 2026 harus menjadi pijakan untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan di Kota Payakumbuh.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan berbagai prestasi yang diraih pelajar Kota Payakumbuh di bidang pendidikan hingga tingkat ASEAN. (ABD/MediaCenter)
