Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com – Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha membuka secara resmi Pelatihan Pemberian Edukasi Gizi melalui Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Kamis (23/04/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Kesehatan, Kompleks Kantor Bupati Lama, Kota Payakumbuh.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha menegaskan bahwa stunting masih menjadi salah satu tantangan besar yang dihadapi Pemerintah Daerah (Pemda). Menurutnya, stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan anak yang tidak sesuai usia, tetapi kondisi gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut dapat terjadi sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, yang merupakan periode penting dalam menentukan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Anak-anak yang mengalami stunting berisiko memiliki kemampuan kognitif lebih rendah, kesulitan dalam proses belajar, serta produktivitas yang kurang optimal di masa depan,” ujar Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha.
Melalui pelatihan itu, ia berharap peserta tidak hanya memperoleh tambahan pengetahuan, tetapi juga meningkatkan keterampilan serta perubahan sikap dalam upaya pencegahan stunting. Menurutnya, upaya tersebut harus mencakup pemahaman tentang gizi seimbang dan kemampuan mengolah makanan bergizi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Lima Puluh Kota, Wilda Reflita, melaporkan bahwa Program DASHAT merupakan inovasi strategis berbasis masyarakat yang bertujuan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diikuti 112 peserta yang terdiri dari Tenaga Pelaksana Gizi (TPG), Koordinator Lapangan KB, dan Kader DASHAT. Pelatihan dilaksanakan selama satu hari dengan menghadirkan narasumber Nutrisionis Madya dari Dinas Kesehatan. (ABD/Kominfo)

