Cuaca Sumatera

Diperbarui 17.15 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
26°
🌤 Cerah berawan
Padang
25°
🌤 Cerah berawan
Pekanbaru
27°
☀️ Cerah
Palembang
26°
☀️ Cerah
Banda Aceh
27°
⛅ Berawan
Batam
26°
☀️ Cerah
Bandar Lampung
25°
🌦 Gerimis ringan
Sumatera Barat

Pemko Payakumbuh Raih Penghargaan Penyerah Piutang Kolaborasi Terbaik dari KPKNL Bukittinggi

Bukittinggi, http://sudutlimapuluhkota.com Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menerima penghargaan sebagai Penyerah Piutang Kolaborasi Terbaik dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Bukittinggi atas keberhasilan dalam bersinergi menyelesaikan piutang daerah.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang KPKNL Kota Bukittinggi Award 2026 yang berlangsung di Kota Bukittinggi, pada Rabu (19/08/2026). Penghargaan diserahkan Kepala KPKNL Kota Bukittinggi Novrizal kepada Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda yang mewakili Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta.

Apresiasi tersebut diberikan kepada Pemko Payakumbuh melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Fasilitasi Pembiayaan Kota Payakumbuh.

Rida Ananda menyampaikan apresiasi kepada KPKNL Kota Bukittinggi atas komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada KPKNL Kota Bukittinggi atas komitmen dan konsistensinya dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, profesional, dan berintegritas. Ini merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah,” ujar Rida Ananda.

Menurut Rida Ananda, pelayanan publik tidak hanya dituntut cepat dan tepat, tetapi juga harus mampu memberikan kepastian, kenyamanan, serta menjawab kebutuhan masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Karena itu, ia menilai inovasi, transparansi, akuntabilitas, dan integritas harus terus diperkuat dalam setiap penyelenggaraan pelayanan publik.

“Pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, inovasi, transparansi, akuntabilitas, dan integritas harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pelayanan,” katanya.

Rida Ananda juga menyatakan dukungan Pemko Payakumbuh terhadap semangat GADANG yang diusung KPKNL Kota Bukittinggi, yakni Gigih, Antusias, Dedikasi, Amanah, Nyaman, dan Good Governance.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut relevan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain penghargaan, Rida Ananda menekankan pentingnya kolaborasi dalam penyelesaian piutang yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda). Menurutnya, proses tersebut perlu melibatkan pihak terkait secara transparan dan sesuai ketentuan.

Ia juga menyebutkan penilaian terhadap aset perlu dilakukan oleh tim penilai KPKNL guna memastikan proses berjalan sesuai aturan.

“Penyelesaian piutang perlu dilakukan bersama dan tentunya harus ada transparansi. Penilaian aset dilakukan oleh tim penilai KPKNL,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KPKNL Kota Bukittinggi Novrizal mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) mengoptimalkan pemanfaatan aset Barang Milik Negara (BMN) maupun Barang Milik Daerah (BMD) yang tidak digunakan sesuai tugas dan fungsi.

Menurut Novrizal, aset tersebut dapat dimanfaatkan secara produktif, termasuk melalui mekanisme sewa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kita perlu mengoptimalkan aset yang ada. Apabila terdapat BMN atau BMD yang tidak digunakan sesuai tugas dan fungsi, maka dapat dimanfaatkan, termasuk melalui mekanisme sewa,” ujar Novrizal.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara KPKNL dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengawal penyelesaian piutang tak tertagih di wilayah kerja KPKNL Kota Bukittinggi.

Dalam kegiatan tersebut, KPKNL Kota Bukittinggi juga menjelaskan bahwa layanan KPKNL pada prinsipnya tidak dikenakan biaya. Pengecualian berlaku untuk layanan tertentu yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan dan termasuk dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

KPKNL Kota Bukittinggi turut memperkuat upaya pencegahan korupsi dan gratifikasi. Masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran atau gratifikasi di lingkungan Kementerian Keuangan melalui saluran WISE Kementerian Keuangan.

Penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemko Payakumbuh untuk terus memperkuat kolaborasi antar lembaga, khususnya dalam pengelolaan aset dan penyelesaian piutang secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan. (ABD/MediaCenter)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *