Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lima Puluh Kota terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui kegiatan kemanusiaan, salah satunya dengan pengembangan Palang Merah Remaja (PMR) Wira di tingkat SMA/SMK.
Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi antara sekolah dan relawan, dengan mendorong pemerataan pembentukan unit PMR Wira di setiap kecamatan. Saat ini, PMR Wira aktif tercatat di dua sekolah, yakni SMAN 1 Harau dan SMAN 1 Lareh Sago Halaban.
Seiring selesainya Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Korps Sukarela (KSR) PMI, perwakilan KSR di tingkat kecamatan ditargetkan mampu mendirikan unit PMR baru di sekolah-sekolah di wilayah masing-masing.
Baca Juga : Momentum May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan dan PMI Lima Puluh Kota Gelar Donor Darah
Di SMAN 1 Harau, pembinaan PMR telah memasuki angkatan ke-VIII. Pada tahun ini, sebanyak 29 anggota resmi dilantik sebagai PMR Wira dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Harau Valley, pada Selasa (05/05/2026).
Pelantikan dihadiri Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga PMI Kabupaten Lima Puluh Kota Afrizal Dt Tumangguang yang mewakili Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha, Kepala SMAN 1 Harau Eli Marlina, Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan sekaligus pembina PMR Kemala Ekspresi, guru pembina PMR Anisa Ramadona dan Esa Apriona, fasilitator PMR Deni Endra, serta anggota PMR yang dilantik.
Dalam sambutannya, Afrizal menegaskan bahwa PMR memiliki peran strategis dalam membentuk karakter remaja yang peduli, sehat, serta siap menjadi relawan kemanusiaan di masa depan.
“PMR bukan hanya kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga wadah pembentukan karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan bencana bagi generasi muda,” ujarnya.
Kegiatan PMR mencakup pelatihan pertolongan pertama, pembinaan kesehatan remaja, pelayanan UKS, donor darah, bakti sosial, hingga simulasi siaga bencana. Seluruh kegiatan tersebut mengacu pada tujuh materi pokok PMR, antara lain kepemimpinan, kepalangmerahan, donor darah, remaja sehat, kesehatan remaja, dan kesiapsiagaan bencana.
Melalui pelantikan ini, PMI Kabupaten Lima Puluh Kota berharap dapat melahirkan lebih banyak relawan muda yang berperan sebagai pelopor di bidang kesehatan, keselamatan, dan kemanusiaan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat luas. (ABD)

