Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh akan mengoptimalkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp116,96 miliar yang dialokasikan pemerintah pusat. Anggaran tersebut akan diarahkan untuk memperkuat mitigasi bencana, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta peningkatan pelayanan dasar masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Realisasi Bantuan Keuangan ke Daerah Bencana di Pulau Sumatera yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara virtual, pada Jumat (13/06/2026). Kegiatan itu diikuti Wali Kota Payakumbuh melalui Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman bersama Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten III, dan perangkat daerah terkait dari Aula Riza Falepi.
Dalam rapat tersebut, Mendagri menyampaikan bahwa pemerintah pusat memberikan tambahan anggaran kepada sejumlah Pemerintah Daerah (Pemda) di wilayah Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat sebagai upaya mempercepat pemulihan pasca bencana sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan daerah.
Baca Juga : Dukung Pemulihan Pasca Bencana, Pemko Payakumbuh Salurkan Bantuan untuk Pemkab Lima Puluh Kota
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah (Pemda) yang menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong melalui dukungan terhadap wilayah yang terdampak bencana.
“Terima kasih kepada kepala daerah yang telah menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu daerah terdampak bencana. Bantuan ini sangat berarti untuk mempercepat pemulihan masyarakat,” ujar Tito.
Tambahan TKD tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk sejumlah program prioritas, di antaranya peningkatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, penghijauan dan perbaikan lingkungan, dukungan bantuan keuangan bagi daerah terdampak, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, serta pembangunan dan pemeliharaan sarana prasarana publik.
Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh berharap pemanfaatan anggaran tersebut dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan ketahanan daerah, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, memperbaiki kualitas lingkungan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Selain menerima tambahan TKD, Pemko Payakumbuh juga menunjukkan kepedulian terhadap daerah terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan keuangan masing-masing sebesar Rp1 miliar kepada Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan tersebut. Menurutnya, tambahan TKD menjadi bagian penting dalam memperkuat pembangunan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat. Anggaran ini akan kami optimalkan secara efektif, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Ia menegaskan, arahan pemerintah pusat menjadi perhatian serius bagi Pemko Payakumbuh dalam menyusun langkah pembangunan ke depan, terutama untuk memperkuat ketahanan daerah menghadapi potensi bencana serta menjaga kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan kepada daerah terdampak bencana merupakan wujud kepedulian dan semangat gotong royong antar daerah. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, masyarakat, dan berbagai pihak harus terus diperkuat,” tuturnya.
Rapat koordinasi (Rakor) tersebut turut diikuti para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota dari Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari penguatan koordinasi percepatan penanganan bencana serta pembangunan daerah di wilayah Pulau Sumatera. (ABD/MediaCenter)
