• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
Sudut Lima Puluh Kota
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
Sudut Lima Puluh Kota
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Opini : Guru Honorer, Dibutuhkan Lalu Di Manfaatkan?

Redaksi by Redaksi
9 November 2023
in Pendidikan
0 0
0
Opini : Guru Honorer, Dibutuhkan Lalu Di Manfaatkan?
0
SHARES
131
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nasional, http://sudutlimapuluhkota.com – Guru Honorer, frasa yang membuat kita merenung jika mengingat pendidikan di negeri ini. Guru honorer adalah pegawai tidak tetap yang mengajar di sekolah-sekolah, terutama sekolah milik negara. Biasanya mereka di pekerjakan secara kontrak dalam waktu jangka pendek.

 

Keberadaan guru honorer sejatinya sangat membantu dunia pendidikan, karena bagaimana pun bangsa kita masih sangat kekurangan guru sementara pemerintah tak punya anggaran yang cukup untuk menggaji mereka. Maka solusi paling realistis bagi pendidikan kita yang anggarannya sangat terbatas adalah dengan mempekerjakan mereka dengan sistem kontrak berjangka.

 

Sayangnya sistem ini seringkali menciptakan kejahatan dan penzhaliman terhadap guru honorer, di mana atasan bisa memutuskan kontrak sesuka hati ketika masa sudah berakhir dan pemberi kerja tidak perlu di bebani oleh beban jangka panjang yang melekat pada pegawai tetap. Jika sudah tidak suka ganti saja, atau ciptakan drama agar si guru honorer mengundurkan diri. Sayang sekali dunia pendidikan menciptakan sistem yang tidak terdidik karena mencontoh sistem perburuhan.

 

Baca Juga : Gen Z, Stop Menilai Kesuksesan dari Kekayaan

 

Salah satu ketidakadilan yang dirasakan para guru honorer adalah kesejahteraan, bagaimana mungkin gaji bagi seseorang yang memanusiakan manusia jauh lebih kecil di banding pembuat robot yang fungsinya belum mendekati kemampuan manusia.

 

Perbandingan lain yang paling relevan adalah antara guru honorer dan guru PNS yang memiliki tanggung jawab dan beban yang relatif sama atau bahkan guru honorer lebih banyak tetapi memiliki pendapatan yang jauh lebih kecil.

 

Kemendikbud sebagai lembaga yang menaungi guru honorer harus menciptakan kondisi Circumstances of justice di mana di perlukan penerapan prinsip-prinsip keadilan sehingga tidak menimbulkan ketimpangan ekonomi dan dapat mememenuhi kehidupan yang layak bagi guru honorer.

 

Kemendikbud juga harus membuat perangkat Hukum dan HAM sebagai dasar bagi guru honorer untuk terus memperjuangkan haknya sebagai tenaga kerja yang penting bagi pembangunan dan pencerdasan anak bangsa.

 

Para pimpinan dan staff manajemen di sekolah-sekolah harus memperlakukan mereka dengan bijaksana. Sebab, apa yang mereka berikan jauh lebih besar dari apa yang mereka terima. Meskipun bukan guru ASN mereka tetaplah pigur yang ikut melaksanakan undang-undang mencerdaskan kehidupan bangsa bahkan sekalipun mereka tidak terlalu di perhatikan bangsanya.

 

Para guru-guru ASN harusnya menjadi partner yang tidak hanya mengambil manfaat atas kelemahan-kelemahan mereka tetapi hadir sebagai teman yang memahami kondisi dan bertanggung jawab membimbing mereka dengan ilmu bukan dengan dongeng, cerita hayalan perjuangannya di masa lalu. Karena seringkali yang terjadi adalah pemanfaatan guru honorer dengan iming-iming belajar dan pengabdian karena si guru tersebut juga melakukan hal yang sama di masa lalu.

 

Lalu tentu saja setiap anak bangsa yang berkarir di dunia pendidikan punya kewajiban untuk tetap menjaga kewarasan dan akal sehat dalam menjalankan dan memajukan dunia pendidikan terutama yang di sekolah-sekolah.

 

Guru honorer, kerja serius gaji becanda, sering di tuduh drama oleh yang berkuasa, melawan? berujung pada pemutusan kontrak dan pemberhentian kerja. (*)

 

Identitas Penulis :

 

Opini : Guru Honorer, Dibutuhkan Lalu Di Manfaatkan?Oleh : Aji Dalimoenthe
Opini : Guru Honorer, Dibutuhkan Lalu Di Manfaatkan?
Oleh : Aji Dalimoenthe

 

Nama : Aji Dalimoenthe

Kegiatan : Pengamat Pendidikan

Jumlah Pengunjung: 473
Tags: Aparatur Sipil NegaraASNDinas PendidikanguruGuru HonorerHAMHukumlima puluh kotapayakumbuhPegawai Negeri SipilpendidikanPNSSekolahsudutlimapuluhkotasumatera barat
Previous Post

Program Lapas berbasis Pesantren wujudkan WBP Lapas Suliki Giat Belajar Agama

Next Post

Kampanyekan Anti Hate Speech, Indosat dan Narasi Gelar Festival Film Pendek SOS 2023

Next Post
Kampanyekan Anti Hate Speech, Indosat dan Narasi Gelar Festival Film Pendek SOS 2023

Kampanyekan Anti Hate Speech, Indosat dan Narasi Gelar Festival Film Pendek SOS 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Bupati Lima Puluh Kota Lantik Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama untuk Percepat Program Prioritas Daerah
  • Indosat Perluas Jaringan AIvolusi5G di Medan, Didukung Lebih dari Ratusan BTS
  • IM3 Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Hadiah Utama Mobil Listrik Dibagikan ke Berbagai Daerah
  • Pemko Payakumbuh Buka Fakta Revitalisasi Pasar Blok Barat Pasca Kebakaran
  • Sakel Pool & Café Resmi Dibuka, Wakil Wali Kota Payakumbuh Tekankan Billiard Tanpa Judi

Recent Comments

  1. SILVIYA mengenai Galodo dan Tanah Longsor Landa Nagari Baruah Gunuang, Puluhan Rumah, Jalan Hingga Sawah Warga Terdampak
  2. sudutgurun tikotok mengenai Opini: Belajar Bertanggung Jawab: Mengubah Hidup dari Cara Pandang
  3. Azzahra mengenai WaWaKo Payakumbuh Lepas Enam Atlet Sepatu Roda ke Ajang Internasional VERKA CUP 2025
  4. Chairul mustafa mengenai Sejarah Singkat Nagari Koto Alam
  5. Pratama putri wenia mengenai Pelaku UMKM Payakumbuh Dibekali Keterampilan Digital Lewat Pelatihan DEA
  • Nagari Baruah Gunuang, Kec.Bukik Barisan, Kab 50 Kota, Sumatera Barat 26257
  • 0858-3515-5158
  • sudutlimapuluhkota@gmail.com

Ikuti Kami

  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota

Kunjungi Kami

Statistik Pengunjung

© 2024 Official Website Sudut Lima Puluh Kota – Supported by Malakatech.com.All rights reserved