• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
Sudut Lima Puluh Kota
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
Sudut Lima Puluh Kota
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Opini : Gen Z, Stop Menilai Kesuksesan dari Kekayaan

Redaksi by Redaksi
4 Oktober 2023
in Pendidikan
0 0
1
Opini : Gen Z, Stop Menilai Kesuksesan dari Kekayaan
0
SHARES
38
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Nasional, http://sudutlimapuluhkota.com – Faktor kesuksesan orang untuk bisa menjadi kaya itu ada dua hal yang pertama adalah keturunan yang kedua pergaulan, dua hal ini harus berkesinambungan dan kalau ingin mendapatkan hasil yang sangat optimal dua-duanya harus ada.

 

Yang pertama kita bahas adalah faktor keturunan, yang mana ini adalah starting poin orang untuk menentukan pergaulannya di mana nanti.

 

Menurut George Center On Education and The World Force mengatakan anak bodoh yang terlahir kaya punya probabilitas untuk sukses itu 70%. Dan tentu saja itu angka yang cukup besar jika di bandingkan dengan anak pintar tapi terlahir miskin yang hanya memiliki kesempatan sukses tidak sampai 25%.

 

Berarti kalau kamu anak orang miskin, kamu harus bekerja ekstra lebih keras daripada anak orang kaya yang sebenarnya mereka tidak perlu bekerja banyak, paling cuma mempertahankan legacy mereka yang memang sudah ada.

 

Belum lagi kalau kita bicara kondisi sosiologi yang ada di Indonesia, di mana anak yang terlahir di kampung daerah 3 T sama anak yang terlahir di cluster itu berbeda. Anak kampung bikin kapal kertas terus main di genangan air mengalir saja sudah bahagia, beda dengan anak cluster yang mana mereka punya banyak fasilitas untuk mengasah intelektualitas sedari dini.

 

Kita bicara masalah pergaulan, di masa depan pergaulan mereka juga sudah ditentukan dari asal muasal mereka di mana anak kampung dan anak cluster itu punya benchmark yang berbeda.

 

Anak kampung ngelihat Kota Jakarta atau di terima kerja dengan gaji UMR sudah menjadi sebuah kesuksesan sedangkan buat anak Cluster perbandingan mereka kapan jalan-jalan ke luar negeri dan hal-hal yang berada di luar nalar keuangan anak kampung, jadi starting poinnya jelas-jelas berbeda.

 

Bukan maksud saya untuk mengatakan kalau anak kampung itu tidak akan bisa sukses dan kaya raya tapi kita memang harus akui probabilitasnya sangat kecil.

 

Kalau memang kamu anak kampung dan miskin berusahalah sekuat-kuatnya agar kamu bisa bertahan hidup. Dunia ini memang begitu, tidak mungkin semua orang akan jadi kaya. Karena kalau semua orang kaya siapa yang jadi karyawan?

 

Sukses harus jadi kaya hanya salah satu dari sekian kenyataan. Jadi stop menganggap kekayaan itu satu-satunya destinasi kesuksesan seseorang karena menerima kenyataan dengan kesyukuran adalah kesuksesan yang sesungguhnya. (*)

 

Identitas Penulis :

 

Opini : Gen Z, Stop Menilai Kesuksesan dari KekayaanOleh : Aji Dalimoenthe
Opini : Gen Z, Stop Menilai Kesuksesan dari Kekayaan
Oleh : Aji Dalimoenthe

 

Nama : Aji Dalimoenthe

Penulis : Novel (Karena Takdir Itu Cinta)

 

Jumlah Pengunjung: 354
Tags: Generasi ZKayaKekayaanKemiskinanKesuksesanlima puluh kotaMiskinNovelpayakumbuhPenulisPenulis NovelsudutlimapuluhkotaSuksessumatera barat
Previous Post

TikTok Shop Indonesia Resmi Berhenti Memfasilitasi Transaksi e-Commerce Mulai 4 Oktober 2023 Besok

Next Post

Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bangkitkan Literasi Masyarakat Sumbar

Next Post
Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bangkitkan Literasi Masyarakat Sumbar

Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bangkitkan Literasi Masyarakat Sumbar

Comments 1

  1. Ping-balik: Opini : Guru Honorer, Dibutuhkan Lalu Di Manfaatkan? - Sudut Lima Puluh Kota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • IM3 Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Hadiah Utama Mobil Listrik Dibagikan ke Berbagai Daerah
  • Pemko Payakumbuh Buka Fakta Revitalisasi Pasar Blok Barat Pasca Kebakaran
  • Sakel Pool & Café Resmi Dibuka, Wakil Wali Kota Payakumbuh Tekankan Billiard Tanpa Judi
  • Indosat Catat Kenaikan Trafik Data Selama Libur Tahun Baru 2026
  • BNPB Tinjau Huntara di Gunuang Omeh, Pemkab Lima Puluh Kota Targetkan Selesai Sebelum Ramadhan

Recent Comments

  1. SILVIYA mengenai Galodo dan Tanah Longsor Landa Nagari Baruah Gunuang, Puluhan Rumah, Jalan Hingga Sawah Warga Terdampak
  2. sudutgurun tikotok mengenai Opini: Belajar Bertanggung Jawab: Mengubah Hidup dari Cara Pandang
  3. Azzahra mengenai WaWaKo Payakumbuh Lepas Enam Atlet Sepatu Roda ke Ajang Internasional VERKA CUP 2025
  4. Chairul mustafa mengenai Sejarah Singkat Nagari Koto Alam
  5. Pratama putri wenia mengenai Pelaku UMKM Payakumbuh Dibekali Keterampilan Digital Lewat Pelatihan DEA
  • Nagari Baruah Gunuang, Kec.Bukik Barisan, Kab 50 Kota, Sumatera Barat 26257
  • 0858-3515-5158
  • sudutlimapuluhkota@gmail.com

Ikuti Kami

  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota

Kunjungi Kami

Statistik Pengunjung

© 2024 Official Website Sudut Lima Puluh Kota – Supported by Malakatech.com.All rights reserved