Cuaca Sumatera

Diperbarui 12.11 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
29°
🌤 Cerah berawan
Padang
26°
🌤 Cerah berawan
Pekanbaru
31°
⛅ Berawan
Palembang
30°
☀️ Cerah
Banda Aceh
29°
🌤 Cerah berawan
Batam
28°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
26°
🌤 Berawan sebagian
Olahraga

IHR Merdeka Cup 2026 Kembali Digelar di Payakumbuh, Perkuat Posisi sebagai Sentra Pacuan Kuda Sumbar

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com Kota Payakumbuh kembali menjadi tuan rumah Indonesia’s Horse Racing Merdeka Cup (IHR Merdeka Cup) 2026 yang digelar di Lapangan Pacu Kuda Kubu Gadang, pada Minggu (23/08/2026).

Penyelenggaraan tahun ini menjadi kali kedua secara berturut-turut Kota Payakumbuh dipercaya sebagai tuan rumah ajang pacuan kuda yang digelar SARGA.CO. Dengan demikian, Kota Payakumbuh tercatat sebagai daerah pertama di luar Pulau Jawa yang dua kali berturut-turut menjadi tuan rumah IHR Merdeka Cup.

Rangkaian kegiatan juga dikemas dengan konsep sportainment melalui Sarga Festival yang digelar sehari sebelum kompetisi utama. Festival tersebut berlangsung di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, pada Sabtu (22/08/2026), dengan konsep bernuansa desa cowboy.

Baca Juga : Pemko Payakumbuh Optimalkan Persiapan Indonesia’s Horse Racing Cup 2026, Targetkan Sukses Event dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sarga Festival menjadi bagian dari rangkaian IHR Merdeka Cup 2026 dengan memadukan olahraga dan hiburan. Kegiatan tersebut dimeriahkan penampilan sejumlah artis nasional dan Minang serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dengan jumlah pengunjung mencapai puluhan ribu orang.

Pada kompetisi utama, IHR Merdeka Cup 2026 mempertandingkan 15 race yang diikuti kuda-kuda dari berbagai daerah. Selain pacuan kuda dengan konsep modern, kegiatan tersebut juga memadukan tradisi pacu kuda Minangkabau melalui pacu tradisional Draf Bogi serta demonstrasi Horseback Archery atau panahan berkuda.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan, kepercayaan kembali menjadi tuan rumah merupakan kehormatan sekaligus peluang bagi daerah untuk memperkuat posisi Kota Payakumbuh dalam perkembangan olahraga berkuda nasional.

“Bagi kami, ini merupakan kehormatan besar. Kota Payakumbuh yang memiliki tradisi kuat dan semangat olahraga mendapat kepercayaan kembali menjadi tuan rumah kejuaraan pacuan kuda tingkat nasional,” kata Wali Kota Zulmaeta.

Menurutnya, pacuan kuda bukan hanya olahraga, tetapi juga bagian dari warisan budaya Minangkabau yang mengajarkan keberanian, kedisiplinan, semangat juang, dan sportivitas.

Wali Kota Zulmaeta berharap penyelenggaraan IHR Merdeka Cup dapat menjadi momentum untuk mengembangkan potensi kuda lokal, baik dari sisi kualitas maupun nilai ekonominya.

“Momen ini harus kita manfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual kuda lokal sekaligus membangkitkan kembali gairah peternakan kuda di Kota Payakumbuh. Kita berharap dari sini lahir kuda-kuda yang mampu menjadi juara di tingkat nasional,” ujarnya.

Selain mendorong perkembangan olahraga dan peternakan kuda, kejuaraan berskala nasional tersebut juga dinilai memberikan dampak terhadap perekonomian daerah. Kehadiran peserta dan penonton dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas perdagangan, kuliner, akomodasi, transportasi, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Event seperti ini memiliki multiplier effect yang besar. Ketika wisatawan dan penonton datang ke Kota Payakumbuh, sektor ekonomi masyarakat ikut bergerak dan pelaku UMKM memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas selama kegiatan berlangsung,” katanya.

Wali Kota Zulmaeta turut menyampaikan apresiasi kepada PP Pordasi, SARGA.CO, sponsor, panitia, serta Niniak Mamak Kenagarian Tiakar dan Koto Nan Gadang yang mendukung penyelenggaraan IHR Merdeka Cup 2026.

Sementara itu, Ketua Pengprov Pordasi Sumatera Barat Deri Asta mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Forkopimda, PP Pordasi, promotor, sponsor, dan seluruh panitia.

Menurut Deri, IHR Merdeka Cup 2026 mampu mempertemukan tradisi pacuan kuda Minangkabau dengan konsep olahraga berkuda modern.

“Kita berhasil memadukan tradisi pacu sebagai bagian dari alek nagari dengan sentuhan teknologi dan konsep modern. Ini menjadi langkah untuk membawa olahraga berkuda daerah ke level yang lebih tinggi,” kata Deri.

Deri mengatakan, penyelenggaraan IHR Merdeka Cup 2026 juga menjadi momentum terakhir dirinya sebagai Ketua Pengprov Pordasi Sumatera Barat setelah lima tahun menjalankan amanah.

“Ini menjadi momentum terakhir saya sebagai Ketua Pengprov Pordasi Sumbar. Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama membangun olahraga berkuda Provinsi Sumatera Barat selama lima tahun terakhir,” ujarnya.

Selama masa kepemimpinannya, Pordasi Provinsi Sumatera Barat mencatat sejumlah capaian, di antaranya penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacu Seri I dan Seri II. Selain itu, hampir 80 persen organisasi Pordasi kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat tercatat aktif menyelenggarakan kegiatan olahraga berkuda.

Deri juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PP Pordasi Aryo BS Joyohadikusumo atas dukungan dan kerja sama yang diberikan, serta kepada SARGA.CO yang telah menjalin kemitraan dalam pengembangan olahraga berkuda di Provinsi Sumatera Barat.

Penyelenggaraan IHR Merdeka Cup 2026 di Kota Payakumbuh diharapkan semakin memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu sentra pacuan kuda di Provinsi Sumatera Barat, sekaligus membuka peluang pengembangan kuda lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (ABD/MediaCenter)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *