Cuaca Sumatera

Diperbarui 20.30 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
24°
⛅ Berawan
Padang
24°
🌫 Berkabut
Pekanbaru
25°
⛅ Berawan
Palembang
27°
🌤 Berawan sebagian
Banda Aceh
25°
🌤 Cerah berawan
Batam
26°
🌤 Berawan sebagian
Bandar Lampung
25°
🌫 Berkabut
Pendidikan

Bupati Safaruddin : Guru Penggerak Angkatan 11 Siap Cerdaskan Pendidikan Lima Puluh Kota

Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com – Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo memberikan apresiasi yang tinggi terhadap para guru, terutama bagi Calon Guru Penggerak (CGP) yang memiliki semangat luar biasa untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan dunia pendidikan. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Safaruddin saat Panen Hasil Belajar Program Guru Penggerak (PGP) Angkatan 11 di Gedung Serbaguna SMPN 1 Harau, pada Minggu (08/12/2024).

 

Acara ini menandai puncak perjalanan enam bulan pelatihan intensif program Guru Penggerak yang bertujuan mencetak pemimpin pendidikan masa depan. Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Cabang Dinas Wilayah IV Syafrudin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Afri Efendi, dan Perwakilan Balai Guru Penggerak.

 

Festival Panen Hasil Belajar ini menjadi ajang untuk menampilkan inovasi dan aksi nyata dari para guru penggerak dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui acara ini, para guru penggerak menampilkan inovasi pembelajaran yang mereka kembangkan selama pelatihan, termasuk program pemberdayaan komunitas sekolah, pendekatan pembelajaran berbasis teknologi, dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Acara ini juga diharapkan dapat membentuk komunitas guru penggerak yang aktif dan kolaboratif demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Lima Puluh Kota.

 

Bupati Safaruddin menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun bangsa.

 

“Guru penggerak adalah motor penggerak perubahan. Mereka adalah calon pemimpin pembelajaran yang tidak hanya menguasai metode pendidikan modern tetapi juga mampu menanamkan nilai budaya dan empati kepada anak didik”, ucapnya.

 

Bupati Safaruddin juga menekankan bahwa guru penggerak tidak hanya menjadi pemimpin pembelajaran di masa mendatang tetapi juga menjadi penjaga nilai-nilai budaya.

 

“Guru penggerak tentunya harus memperkenalkan kepada anak didik kita tentang budaya Indonesia. Baju adat yang dikenakan hari ini adalah pengingat bahwa kita harus terus menguri-uri budaya dan memperkenalkannya kepada generasi muda,” tambahnya.

 

Di era perkembangan teknologi, Bupati Safaruddin juga mengingatkan pentingnya rasa empati dalam pendidikan.

 

“Guru penggerak harus menjadi teladan dan membawa semangat empati baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah”, ujar Bupati Safaruddin.

 

Bupati Safaruddin menutupnya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh guru, terutama para guru penggerak, atas dedikasi dan upaya mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para guru penggerak yang terus meningkatkan kualitas dirinya demi pendidikan di Kabupaten Lima Puluh Kota dan Semoga apa yang telah dipelajari dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing. Saya percaya, guru penggerak akan menjadi teladan dan membawa perubahan positif bagi pendidikan di Kabupaten Lima Puluh Kota,” tutupnya. (ABD/Kominfo).

Berita Selanjutnya Dibuka Bupati Safaruddin, MTQ Nasional ke-40 Lima Puluh Kota Resmi Dimulai
›

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *