Cuaca Sumatera

Diperbarui 01.55 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
26°
⛅ Berawan
Padang
26°
⛅ Berawan
Pekanbaru
26°
⛅ Berawan
Palembang
29°
🌤 Berawan sebagian
Banda Aceh
30°
⛅ Berawan
Batam
27°
🌦 Gerimis
Bandar Lampung
28°
🌤 Cerah berawan
Pendidikan

WaWaKo Payakumbuh Tekankan Peran Strategis Madrasah di Era Digital

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter, moral, dan spiritual dalam menghadapi perkembangan teknologi serta arus informasi yang semakin cepat.

Menurutnya, madrasah memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai keimanan dan akhlak.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Provinsi Sumatera Barat di MTsN 2 Kota Payakumbuh, pada Rabu (09/09/2026).

Baca Juga : Peringati HUT Ke-81 RI, MTsN 2 Payakumbuh Ajak Pelajar Budayakan Hidup Sehat

Wakil Wali Kota Elzadaswarman menyampaikan pesan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bahwa perkembangan era digital menghadirkan tantangan yang semakin kompleks bagi peserta didik. Karena itu, pendidikan di madrasah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus memperkuat karakter dan nilai moral siswa.

“Di era digital yang dinamis saat ini, tantangan yang dihadapi para peserta didik semakin kompleks. Oleh karena itu, madrasah memegang peranan krusial sebagai benteng pertahanan moral dan spiritual peserta didik dalam menghalau berbagai potensi dampak negatif dari pergaulan modern maupun arus informasi yang tidak tersaring,” ujarnya.

Ia mengatakan kepala madrasah memiliki tanggung jawab yang tidak sebatas pada aspek administrasi dan manajemen kelembagaan. Kepala madrasah juga dituntut mampu menjadi penggerak inovasi pembelajaran sekaligus memastikan proses pendidikan tetap berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Di sisi lain, madrasah didorong untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, baik melalui kurikulum maupun proses pembelajaran. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut harus tetap diiringi dengan penguatan keimanan, ketakwaan, dan akhlakul karimah.

“Di samping itu, peningkatan kapasitas kompetensi guru dan kualitas tata kelola kelembagaan secara berkelanjutan juga harus menjadi fokus utama demi melahirkan lulusan madrasah yang berdaya saing tinggi,” katanya.

Wakil Wali Kota Elzadaswarman menegaskan peningkatan mutu pendidikan madrasah membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah Daerah (Pemda), Kementerian Agama (Kemenag), pengelola madrasah, guru, serta unsur terkait perlu menyatukan langkah agar berbagai kebijakan dan program pendidikan memberikan dampak nyata bagi peserta didik.

Menurutnya, Rakor KKMTs menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah strategis yang dapat diterapkan madrasah di masing-masing daerah.

“Melalui forum koordinasi ini, kita berharap seluruh pihak dapat terus memperkuat kolaborasi, menyatukan gagasan, dan melahirkan program-program nyata yang dapat diimplementasikan di masing-masing daerah demi kemajuan pendidikan madrasah di Provinsi Sumatera Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Kota Payakumbuh Yarisman mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada pihaknya sebagai tuan rumah pelaksanaan rakor tingkat Provinsi Sumatera Barat tersebut.

Ia mengatakan kehadiran pengurus dan anggota KKMTs dari 19 kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Barat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah.

“MTsN 2 Kota Payakumbuh siap mendukung pelaksanaan rakor ini agar menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pada jenjang madrasah tsanawiyah,” katanya.

Rakor selanjutnya dilanjutkan dengan pembahasan dan diskusi teknis yang diikuti para kepala madrasah serta pejabat terkait dari kabupaten dan kota se-Provinsi Sumatera Barat. (ABD/MediaCenter)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *