Payakumbuh, http://sudutkimapuluhkota.com — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keagamaan. Hal ini ditandai dengan kehadiran langsung Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, dalam acara Khatam Al-Qur’an dan Wisuda Tahfidz Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Jannah yang digelar di SDN 58 Payakumbuh, Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat, pada Selasa (17/06/2025).
Meski diguyur hujan sejak pagi, acara tetap berlangsung khidmat dengan antusiasme tinggi dari para siswa, orang tua, guru, dan masyarakat sekitar. Kehadiran Wakil Wali Kota Elzadaswarman bersama jajaran turut memberikan semangat dan dukungan moral bagi peserta didik.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Elzadaswarman yang akrab disapa Om Zet menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam membina generasi muda di SDN 58. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membangun karakter anak sejak dini.
“Alhamdulillah, anak-anak ini akan menjadi generasi penerus yang membangun Payakumbuh ke arah lebih baik. Pendidikan karakter harus dimulai dari lingkungan terdekat,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Elzadaswarman juga memberikan apresiasi kepada orang tua yang terus mendorong anak-anak mereka untuk menempuh pendidikan agama, meski berasal dari keluarga sederhana. Ia menilai peran keluarga sangat krusial dalam membentuk karakter anak.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua yang terus membimbing anak-anaknya. Pendidikan karakter dimulai dari rumah,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengucapkan terima kasih kepada Kepala SDN 58 Payakumbuh, Susi Afrita, atas dedikasi dan perjuangannya dalam membina peserta didik, terutama dalam membentuk generasi Qur’ani di Kota Payakumbuh.
“Terima kasih kepada Ibu Susi atas semangat dan dedikasinya dalam mencetak generasi yang religius dan berprestasi,” ucapnya.
Ia menilai kegiatan khatam Al-Qur’an tidak hanya sebagai seremoni keagamaan, tetapi juga wujud sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak.
Sementara itu, Kepala SDN 58, Susi Afrita, mengungkapkan bahwa pada tahun ini, sebanyak 39 siswa mengikuti khatam Al-Qur’an dan wisuda tahfidz. Dari jumlah tersebut, 23 siswa telah menyelesaikan bacaan 30 juz, sementara 16 siswa diwisuda sebagai tahfidz.
“Meski berada di pinggir Sungai Batang Agam dan dengan keterbatasan fasilitas, kami berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang siap bersaing,” ujarnya.
Susi juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan capaian SDN 58 Payakumbuh kepada Wakil Wali Kota Elzadaswarman, termasuk prestasi sekolah yang telah mencapai tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Turut hadir mendampingi Wakil Wali Kota Elzadaswarman dalam kegiatan ini antara lain Kepala Dinas Pendidikan, Camat Payakumbuh Barat, Ketua LPM, Babhinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat. (ABD/MediaCenter)

