Makassar, http://sudutlimapuluhkota.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lima Puluh Kota menerima penghargaan nasional dari TP-PKK Pusat atas komitmen dan peran aktif dalam mendukung Intervensi Imunisasi Anak Zero Dose (IZD). Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 di Hotel Claro Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (11/07/2026).
Penghargaan diberikan kepada 16 kabupaten/kota terbaik di Indonesia yang dinilai berhasil memperluas cakupan imunisasi bagi anak-anak yang belum memperoleh imunisasi dasar lengkap (Zero Dose), sekaligus mendukung percepatan target imunisasi nasional.
Peringatan HKG PKK ke-54 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.” Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum TP-PKK Pusat Ny. Tri Suswati Tito Karnavian, Pembina TP-PKK Pusat Ny. Selvi Ananda Gibran Rakabuming, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, serta jajaran TP-PKK dari seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Ny. Selvi Ananda Gibran Rakabuming menegaskan bahwa PKK memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas keluarga, antara lain melalui percepatan penurunan stunting, perluasan cakupan imunisasi, pencegahan tuberkulosis, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
Ketua TP-PKK Kabupaten Lima Puluh Kota, Ny. Asra Yanti Safni, yang menerima langsung penghargaan tersebut, mengatakan capaian ini merupakan hasil sinergi antara TP-PKK, Dinas Kesehatan, serta para kader Posyandu hingga tingkat nagari dan jorong.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, melainkan pengingat bahwa setiap anak di Kabupaten Lima Puluh Kota berhak mendapatkan imunisasi lengkap dan tumbuh sehat. Kami berterima kasih kepada seluruh kader PKK dan tenaga kesehatan yang telah bekerja hingga ke pelosok nagari,” ujarnya.
Ia menegaskan, TP-PKK Kabupaten Lima Puluh Kota akan terus memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, termasuk di bidang kesehatan melalui peningkatan cakupan imunisasi dan penurunan angka anak Zero Dose.
Program tersebut dijalankan secara terintegrasi dengan Integrasi Layanan Primer (ILP) yang dikembangkan Dinas Kesehatan di 22 puskesmas yang tersebar di 13 kecamatan.
Menurut Ny. Asra Yanti Safni, upaya tersebut sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Imunisasi lengkap, katanya, menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
“Kesehatan anak sejak dalam kandungan hingga masa tumbuh kembang merupakan investasi jangka panjang bangsa. PKK Kabupaten Lima Puluh Kota akan terus bergerak bersama Pemerintah Daerah (Pemda), tenaga kesehatan, alim ulama, dan ninik mamak di setiap nagari agar setiap anak memperoleh haknya atas imunisasi dan setiap orang tua memahami pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, dr. Budi Andri, M.K.M., menyatakan pihaknya akan terus memperkuat kolaborasi dengan TP-PKK, kecamatan, nagari, dan jorong dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk penanganan tuberkulosis, Cek Kesehatan Gratis (CKG), stunting, serta berbagai isu kesehatan lainnya. (ABD/Kominfo)
