• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
Sudut Lima Puluh Kota
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
Sudut Lima Puluh Kota
No Result
View All Result
Home Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Adat Lewat Tradisi Mauluan Bogheh

Redaksi by Redaksi
3 Agustus 2026
in Kota Payakumbuh
0 0
0
Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Adat Lewat Tradisi Mauluan Bogheh
0
SHARES
6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh terus memperkuat pelestarian adat dan budaya Minangkabau melalui program Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari. Kali ini, kegiatan tersebut mengangkat tradisi Mauluan Bogheh yang digelar di Balai Adat Nagari Aua Kuniang, pada Minggu (02/08/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kearifan lokal sekaligus memperkuat karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman dan arus globalisasi.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan pelestarian adat dan tradisi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat karena menjadi bagian penting dari identitas daerah.

Menurutnya, Kota Payakumbuh memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perkembangan peradaban Minangkabau sehingga nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur perlu terus dijaga dan dilestarikan.

Wakil Wali Kota Elzadaswarman menambahkan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK) tetap relevan sebagai pedoman hidup masyarakat Minangkabau dalam menghadapi berbagai perubahan zaman.

Untuk itu, Pemerintah Kota (Peemko) Payakumbuh melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), khususnya bidang kebudayaan, terus memfasilitasi kegiatan penguatan adat di berbagai kenagarian sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Ia menilai penguatan adat dan tradisi merupakan investasi sosial untuk menjaga jati diri masyarakat sekaligus memastikan kearifan lokal tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Program Mambangkik Tradisi Adat Salingka Nagari, lanjutnya, melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari niniak mamak, bundo kanduang, rang mudo hingga puti bungsu. Keterlibatan tersebut dinilai penting agar nilai-nilai adat terus diwariskan dan dipahami oleh generasi muda.

Selain itu, pelestarian adat di setiap kenagarian juga dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan budaya sekaligus menjadi benteng menghadapi pengaruh negatif globalisasi.

“Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan masyarakat mempertahankan dan mengamalkan adat serta tradisi yang dimiliki,” ujar Wakil Wali Kota Elzadaswarman.

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, di antaranya Disparpora, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Payakumbuh, Bundo Kanduang, Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta rang mudo dan puti bungsu.

Sementara itu, Ketua KAN Aua Kuniang B. Dt. Paduko Marajo menjelaskan Mauluan Bogheh atau Mahantaan Marapulai merupakan prosesi adat yang dilaksanakan setelah akad nikah dalam rangkaian pesta pernikahan di pihak mempelai perempuan.

Ia mengatakan prosesi tersebut menggambarkan kebersamaan keluarga besar dalam mengantarkan mempelai laki-laki ke rumah anak daro sebagai simbol restu, penghormatan, dan penguatan ikatan kekeluargaan kedua belah pihak.

Menurutnya, tradisi Mauluan Bogheh mengandung makna bahwa marapulai tidak datang sendiri, melainkan diantarkan oleh keluarga besarnya sebagai simbol doa, restu, dan kebersamaan dalam membangun rumah tangga baru. (ABD/MediaCenter)

Jumlah Pengunjung: 15
Tags: AdatBudayaBudaya Alam MinangkabauBundo KanduangDinas PariwisataDinas Pariwisata Pemuda dan OlahragaDinas Pemuda dan OlahragaDisparporaKANKebudayaankeluargaKerapatan Adat Nagarilima puluh kotaLKAAMMasyarakatMinangMinangkabauNagari WisataNikahNiniak MamakOlah RagaOlahragaPariwisatapayakumbuhPemudaPernikahanRumahSejarahsudutlimapuluhkotasumatera baratWali KotaWali Kota PayakumbuhWalikotaWisataWisatawan
Previous Post

Satgas PRR Kawal Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Lima Puluh Kota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Pemko Payakumbuh Perkuat Pelestarian Adat Lewat Tradisi Mauluan Bogheh
  • Satgas PRR Kawal Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Lima Puluh Kota
  • Pemko Payakumbuh Gandeng RSUP dr. M. Djamil Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan
  • WaWaKo Payakumbuh Dorong Penguatan Karakter dan Kolaborasi Pendidikan pada Rakor KKMA Sumbar
  • Wali Kota Payakumbuh Sambut Kapolres Baru, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

Recent Comments

  1. Ayendra Asmuti mengenai Bupati Lima Puluh Kota Klarifikasi Video Viral Mirip Dirinya, Tegaskan Jadi Korban Pemerasan
  2. SILVIYA mengenai Galodo dan Tanah Longsor Landa Nagari Baruah Gunuang, Puluhan Rumah, Jalan Hingga Sawah Warga Terdampak
  3. sudutgurun tikotok mengenai Opini: Belajar Bertanggung Jawab: Mengubah Hidup dari Cara Pandang
  4. Azzahra mengenai WaWaKo Payakumbuh Lepas Enam Atlet Sepatu Roda ke Ajang Internasional VERKA CUP 2025
  5. Chairul mustafa mengenai Sejarah Singkat Nagari Koto Alam
  • Nagari Baruah Gunuang, Kec.Bukik Barisan, Kab 50 Kota, Sumatera Barat 26257
  • 0858-3515-5158
  • sudutlimapuluhkota@gmail.com

Ikuti Kami

  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota

Kunjungi Kami

Statistik Pengunjung

Seedbacklink
© 2024 Official Website Sudut Lima Puluh Kota – Supported by Malakatech.com.All rights reserved