Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mendukung pelaksanaan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat sebagai upaya pencegahan kanker serviks.
Sebanyak 130 peserta mengikuti vaksinasi HPV dosis pertama yang digelar di Aula Pertemuan Josrizal Zain, Lantai III Balai Kota Payakumbuh, pada Rabu (05/08/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Satu Juta Vaksin HPV yang diinisiasi Dewan Pengurus KORPRI Nasional.
Pelaksanaan vaksinasi merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kota Payakumbuh, Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, serta sejumlah instansi terkait.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program tersebut. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperluas akses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada KORPRI, Balai POM di Payakumbuh, Dinas Kesehatan, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja sama menghadirkan program ini. Kolaborasi seperti ini penting untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Payakumbuh,” kata Wakil Wali Kota Elzadaswarman.
Ia menegaskan, pembangunan kesehatan tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga harus diperkuat melalui upaya promotif dan preventif. Menurutnya, vaksinasi HPV merupakan salah satu langkah pencegahan terhadap infeksi Human Papillomavirus yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, termasuk kanker serviks.
“Pencegahan harus menjadi budaya. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan sejak dini perlu terus dibangun agar risiko penyakit dapat diminimalkan,” ujarnya.
Wakil Wali Kota Elzadaswarman menambahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh akan terus mendukung berbagai program kesehatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Vaksinasi bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga merupakan investasi kesehatan bagi keluarga. Semakin tinggi kesadaran masyarakat terhadap pencegahan penyakit, semakin besar peluang kita mewujudkan sumber daya manusia yang sehat dan produktif,” katanya.
Ia juga mengajak para peserta untuk menjadi agen edukasi dengan menyampaikan informasi yang benar mengenai manfaat vaksinasi HPV kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Kepala Balai POM di Payakumbuh, Dio Ramondrana, mengatakan vaksinasi yang dilaksanakan merupakan pemberian dosis pertama bagi peserta yang telah terdaftar.
“Vaksinasi HPV dosis pertama dilaksanakan pada 5 Agustus 2026. Selanjutnya peserta akan mengikuti rangkaian vaksinasi sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku, dengan pelaksanaannya diakomodasi oleh Balai POM di Kota Payakumbuh,” ujar Dio.
Ia mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian vaksinasi hingga selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh bersama instansi terkait terus memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan edukasi kesehatan serta mendorong masyarakat menerapkan langkah-langkah pencegahan penyakit sejak dini. (ABD/MediaCenter)
