Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mendorong Karang Taruna menjadi garda terdepan dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika serta Prekursor Narkotika (P4GN) guna melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Payakumbuh, Dipa Surya Persada, saat membuka Sosialisasi P4GN bagi pengurus Karang Taruna se-Kota Payakumbuh di Aula Lantai III Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Bukik Sibaluik, pada Rabu (15/07/2026).
Kegiatan bertema “Karang Taruna Bersinar, Bersih Narkoba, Pemuda Hebat, Berprestasi dan Berkarya Tanpa Narkoba” itu merupakan bagian dari sinergi antara Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh, Polres Payakumbuh, dan Karang Taruna dalam memperkuat gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika yang dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Dipa menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius yang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda, ketahanan keluarga, serta kehidupan sosial masyarakat.
“Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh tidak akan pernah bosan dan lelah untuk terus melakukan edukasi serta mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Menurut Dipa, Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai organisasi kepemudaan yang memiliki kepengurusan hingga tingkat kelurahan. Kondisi tersebut dinilai menjadi kekuatan dalam menyebarluaskan edukasi sekaligus membangun kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
“Karang Taruna merupakan organisasi kepemudaan yang memiliki struktur kepengurusan yang solid dan mengakar hingga tingkat kelurahan. Kondisi ini menjadikan Karang Taruna sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengampanyekan gerakan anti narkoba di tengah masyarakat,” katanya.
Ia mengajak seluruh pengurus Karang Taruna menjadi pelopor gerakan anti narkoba dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi, mengembangkan kegiatan kepemudaan yang produktif, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Kepada seluruh pengurus Karang Taruna, saya mengajak untuk menjadi Duta Anti Narkoba di lingkungannya masing-masing, memanfaatkan media sosial sebagai media kampanye positif, menghidupkan kegiatan kepemudaan yang produktif, serta menjadi pelopor terwujudnya kelurahan yang bersih dari narkoba,” ujarnya.
Dipa juga mengimbau peserta agar tidak hanya menjadi pendengar selama sosialisasi, tetapi aktif menyampaikan gagasan, pengalaman, dan masukan yang dapat memperkuat strategi pencegahan narkoba di Kota Payakumbuh.
Sosialisasi tersebut diikuti puluhan pengurus Karang Taruna tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan se-Kota Payakumbuh. Untuk memperkuat pemahaman peserta, kegiatan menghadirkan Kepala BNN Kota Payakumbuh yang memaparkan strategi pencegahan penyalahgunaan narkotika di daerah, Kasat Narkoba Polres Payakumbuh yang menjelaskan aspek penegakan hukum, serta Ketua Karang Taruna Kota Payakumbuh yang memaparkan optimalisasi peran pemuda dalam mendukung gerakan P4GN.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh berharap Karang Taruna semakin aktif menjadi pelopor pencegahan narkoba, mengedukasi masyarakat di lingkungannya, serta mendukung terwujudnya kelurahan yang bersih dari narkoba demi menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, berkarakter, dan berdaya saing. (ABD/MediaCenter)
