Cuaca Sumatera

Diperbarui 21.16 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
25°
⛅ Berawan
Padang
24°
🌤 Berawan sebagian
Pekanbaru
24°
⛅ Berawan
Palembang
26°
⛅ Berawan
Banda Aceh
25°
🌤 Berawan sebagian
Batam
26°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
25°
⛅ Berawan
Sumatera Barat

Palestina Run 5K hingga Konser Amal, Aksi Solidaritas Sumbar Himpun Donasi Rp1,67 Miliar

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

Padang, http://sudutlimapuluhkota.com — Aksi Bela Palestina yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Kota Padang, pada Minggu (04/10/2026), berhasil menghimpun donasi sebesar Rp1.677.299.899.

Selain uang tunai, donasi yang terkumpul juga berupa 0,5 gram emas, 10 gram perak, 32 ringgit, dan 10 riyal. Donasi berasal dari berbagai unsur, mulai dari OPD Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, Bank Nagari, instansi vertikal, hingga masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan long march dan Subuh Mubarokah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Palestina Run 5K serta konser amal sebagai bentuk solidaritas dan dukungan kemanusiaan untuk rakyat Palestina.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penggalangan dana untuk Palestina.

“Terima kasih kepada seluruh OPD Pemprov Sumatera Barat, Bank Nagari, instansi vertikal dan seluruh masyarakat Provinsi Sumatera Barat yang telah memberikan donasi untuk Palestina,” kata Gubernur Mahyeldi.

Gubernur Mahyeldi juga memberikan apresiasi kepada QUPRO Indonesia yang dinilai aktif menggalang solidaritas dan turut mendukung pelaksanaan Aksi Bela Palestina.

Menurutnya, besarnya donasi yang terkumpul menunjukkan kepedulian masyarakat Sumbar terhadap perjuangan rakyat Palestina serta kondisi kemanusiaan yang mereka hadapi.

Aksi solidaritas tersebut merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan turut dihadiri Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia Abdalfattah Ahmed Khalil Al Sattari, aktivis kemanusiaan Abdillah Onim, penyanyi Opick Tombo Ati, serta Izzatul Islam.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mahyeldi mengaitkan solidaritas terhadap Palestina dengan sejarah panjang perjuangan masyarakat Provinsi Sumatera Barat dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Ia menjelaskan, 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat karena bertepatan dengan peristiwa pengambilalihan kembali Keresidenan Sumatera Barat dari pemerintahan Jepang pada 1 Oktober 1945.

“Ini dilandaskan dari peristiwa diambil alihnya Residen Sumatera Barat dari pemerintahan Jepang. Maka dari situlah 1 Oktober dijadikan sebagai Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat,” ujarnya.

Baca Juga : Ribuan Warga Padati Kantor Gubernur Sumbar dalam Aksi Bela Palestina

Gubernur Mahyeldi mengatakan perjalanan bangsa Indonesia telah melalui berbagai tantangan dalam mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, semangat perjuangan tersebut harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ia menyebut Provinsi Sumatera Barat memiliki kontribusi besar dalam sejarah Indonesia dengan melahirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Agus Salim, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, Tan Malaka, Mohammad Natsir, dan Mohammad Yamin.

“Ini menunjukkan kepada kita betapa besarnya kontribusi Provinsi Sumatera Barat untuk Indonesia, dengan menghadirkan putra-putri terbaiknya, dengan menghadirkan generasi-generasi terbaiknya demi untuk Indonesia,” katanya.

Selain itu, Gubernur Mahyeldi mengingatkan peran Provinsi Sumatera Barat dalam sejarah Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) serta Mosi Integral Natsir yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Indonesia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Provinsi Sumatera Barat melahirkan pejuang, menghadirkan pendiri, menghadirkan proklamator, menghadirkan penyelamat, dan menghadirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya.

Gubernur Mahyeldi meminta semangat perjuangan tersebut terus dipelihara, termasuk melalui kepedulian terhadap berbagai persoalan kemanusiaan, salah satunya kondisi rakyat Palestina.

“DNA Bapak, Ibu, anak, cucu suku Provinsi Sumatera Barat adalah DNA pejuang, DNA pendiri, DNA NKRI. Maka dari itu, siapa yang akan merusak NKRI, maka Provinsi Sumatera Barat, masyarakat Provinsi Sumatera Barat harus tampil terdepan untuk menyelamatkan NKRI,” katanya.

Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Republik Indonesia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Provinsi Sumatera Barat, atas dukungan dan solidaritas yang diberikan kepada rakyat Palestina.

Ia juga menceritakan bantuan makanan dari Indonesia yang telah diterima masyarakat di Gaza. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina.

“Saya tanya kepada anak saya, apakah kalian punya makanan di Gaza? Dia mengatakan ada satu bungkus yang di sana tertulis ‘Bantuan dari Indonesia’. Kami berterima kasih dari lubuk hati kami yang paling dalam,” ujarnya.

Duta Besar Palestina juga menyampaikan keyakinannya bahwa Palestina akan segera meraih kemerdekaan. Ia mengapresiasi masyarakat Provinsi Sumatera Barat yang tetap menunjukkan solidaritas meski kegiatan berlangsung di tengah terik matahari.

“Bapak/Ibu semua duduk di bawah terik matahari untuk Palestina pada hari ini. Harga yang maha mahal yang kami bayar ini, Insya Allah hasilnya adalah kemenangan, kemerdekaan, dan kebebasan Palestina,” katanya. (ABD/ADPSB)

Berita Selanjutnya Porprov Sumbar XVI Resmi Dibuka, Payakumbuh Dorong Penguatan Pembinaan Atlet
›

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *