Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Riau (UIR) guna mempercepat pengembangan sumber daya manusia (SDM), meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong pembangunan daerah berbasis riset dan kajian ilmiah.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dan UIR yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, pada Senin (08/06/2026) malam.
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, mengatakan kemitraan dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam memastikan setiap kebijakan pembangunan daerah disusun berdasarkan data, hasil penelitian, dan kebutuhan riil masyarakat.
“Kami percaya perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam mempercepat pembangunan daerah. UIR memiliki kapasitas akademik dan sumber daya ilmiah yang dapat mendukung lahirnya berbagai kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Wali Kota Zulmaeta.
Ia menilai tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah dan dunia akademik. Karena itu, Pemko Payakumbuh membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi para akademisi untuk berkontribusi melalui penelitian, kajian kebijakan, inovasi pelayanan publik, hingga program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, hasil riset dari perguruan tinggi dapat menjadi landasan dalam menyusun program pembangunan yang lebih efektif, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin penelitian yang dilakukan benar-benar relevan dengan kebutuhan daerah, pengembangan SDM aparatur berjalan terukur, dan program pengabdian kepada masyarakat mampu memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Payakumbuh,” katanya.
Kesepakatan bersama tersebut mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, ruang lingkup kerja sama juga mencakup peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan SDM, riset terapan, serta berbagai program kolaboratif yang mendukung pembangunan daerah.
Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, Program Pascasarjana UIR dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Payakumbuh turut menandatangani perjanjian kerja sama terkait pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Melalui kerja sama itu, ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh akan memperoleh akses yang lebih luas terhadap pendidikan lanjutan, pelatihan, serta penguatan kompetensi yang sesuai dengan tuntutan birokrasi modern dan transformasi pelayanan publik.
Wali Kota Zulmaeta menegaskan bahwa kolaborasi tersebut harus mampu menghasilkan dampak yang terukur bagi kemajuan daerah.
“Ke depan kami ingin UIR benar-benar menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Kota Payakumbuh. Kolaborasi ini harus hidup, bergerak, dan menghasilkan inovasi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIR, Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., menyatakan pihaknya siap mendukung agenda pembangunan Kota Payakumbuh melalui pemanfaatan seluruh potensi akademik yang dimiliki universitas.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan ilmu pengetahuan dan hasil penelitian tidak berhenti di lingkungan akademik, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi pemerintah dan masyarakat.
“UIR siap mengerahkan seluruh potensi akademiknya untuk mendukung pembangunan Kota Payakumbuh, mulai dari riset kebijakan, penguatan kompetensi ASN, hingga keterlibatan mahasiswa dalam berbagai program pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan perguruan tinggi akan mendorong lahirnya berbagai inovasi pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat kapasitas aparatur, serta membuka peluang pemberdayaan masyarakat yang lebih luas.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu melahirkan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran, meningkatkan kualitas layanan pemerintahan, memperkuat kapasitas ASN, serta menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat berbasis riset guna mendukung peningkatan kesejahteraan dan daya saing daerah.
Penandatanganan kesepakatan bersama itu turut dihadiri Asisten I Setdako Payakumbuh Novriwandi, Kepala BKPSDM Dafrul Pasi, Kepala Dinas Pendidikan Nalfira, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kurniawan Syah Putra, Kepala Bagian Pemerintahan Danil Depo, serta jajaran pimpinan Universitas Islam Riau. (ABD/MediaCenter)
