Cuaca Sumatera

Diperbarui 09.38 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
27°
🌦 Hujan lokal
Padang
26°
⛅ Berawan
Pekanbaru
33°
⛈ Badai petir
Palembang
31°
🌤 Berawan sebagian
Banda Aceh
32°
🌤 Berawan sebagian
Batam
30°
🌤 Berawan sebagian
Bandar Lampung
28°
☀️ Cerah
Nasional

IHATEC Dorong Konsep Authentic Halal Brand, Wardah dan Kahf Jadi Teladan Industri

Jakarta, http://sudutlimapuluhkota.com Indonesia Halal Training & Education Center (IHATEC) menegaskan pentingnya penerapan konsep Authentic Halal Brand (AHB) sebagai strategi bisnis berkelanjutan di era konsumen yang semakin sadar nilai. Pesan ini disampaikan dalam seminar Top Halal Awards 2025 yang menghadirkan Dr. Wahyu T. Setyobudi, Founder Inspark Indonesia sekaligus penggagas konsep AHB.

Dalam paparannya, Dr. Wahyu menjelaskan bahwa Authentic Halal Brand bukan sekadar label atau sertifikasi halal, melainkan komitmen menyeluruh perusahaan untuk menjadikan nilai-nilai Islam sebagai dasar etika dan strategi bisnis. Ia mencontohkan dua merek besutan ParagonCorp, yakni Wardah dan Kahf, yang dinilai berhasil mengimplementasikan prinsip halal secara autentik dan konsisten.

“Wardah dan Kahf adalah pionir Authentic Halal Brand di Indonesia. Mereka tidak berhenti pada kepatuhan administratif, tetapi menghidupkan nilai kejujuran, kebaikan, dan keberlanjutan dalam setiap lini bisnis. Inilah makna halal yang sesungguhnya bukan hanya halal certified, tetapi halal lived,” ujar Dr. Wahyu.

Baca Juga : ParagonCorp Perkuat Ekosistem Talenta Digital Lewat EKKA 2025

Komitmen ParagonCorp terhadap nilai halal juga mendapat sorotan khusus dalam edisi terbaru majalah Halal Review yang dirilis bertepatan dengan ajang Top Halal Awards 2025. Dalam edisi tersebut, Wardah tampil sebagai merek pembuka lewat artikel bertajuk Membangun Authentic Halal Brand, yang mengulas perjalanan Wardah dari sekadar kosmetik halal menjadi simbol keberhasilan industri kecantikan nasional.

Deputy CEO ParagonCorp, Dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK, FINSDV, menegaskan bahwa halal bagi ParagonCorp memiliki makna lebih luas dari sekadar kepatuhan terhadap sertifikat.

“Bagi kami, halal berarti toyyib membawa kebaikan, kesehatan, dan keberlanjutan. Di Paragon, kami memandang halal sebagai gaya hidup yang menumbuhkan kebaikan bagi manusia dan lingkungan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, IHATEC berharap semakin banyak pelaku industri memahami bahwa halal bukan hanya standar kepatuhan, tetapi juga strategi diferensiasi dan sumber keunggulan kompetitif yang berakar pada integritas.

“Konsep Authentic Halal Brand membantu perusahaan melihat halal secara lebih utuh sebagai nilai yang menumbuhkan kepercayaan, loyalitas, dan keberlanjutan,” tambah Dr. Wahyu.

IHATEC dan ParagonCorp sepakat bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan halal dan pelaku industri akan memperkuat ekosistem halal Indonesia yang autentik, berdaya saing, dan mendunia. (TIM)

Berita Selanjutnya Delapan Tahun Astra Bersama Ichsan: Menghidupkan Kembali Cahaya dari Ujung Laut Alue Naga

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *