Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com — Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. apt. Rustian, S.Si., M.Kes, meninjau langsung pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Selasa (06/01/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama Bupati Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha guna memastikan penanganan darurat bencana, termasuk progres pembangunan huntara, berjalan sesuai rencana.
Dalam kesempatan itu, Rustian menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat di lapangan. Ia menilai proses penanganan darurat hingga pembangunan hunian sementara berjalan dengan baik dan terus menunjukkan kemajuan.
“Semua personel bekerja dengan baik. Kita minta pengerjaan ini terus dipacu agar bisa rampung sebelum memasuki bulan Ramadhan. Kalau perlu, dua minggu lagi sudah selesai dan bisa langsung ditempati masyarakat,” ujar Rustian.
Baca Juga : Gubernur Sumbar Tinjau Lokasi Bencana dan Salurkan Bantuan di Dua Kecamatan Lima Puluh Kota
Sementara itu, Bupati Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang menjelaskan bahwa huntara yang dibangun di kawasan Koto Tinggi tersebut direncanakan untuk 60 kepala keluarga (KK) terdampak bencana, khususnya warga dengan kategori rumah rusak berat.
“Saat ini progres pembangunan sudah hampir 30 persen. Kita optimistis dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” katanya.
Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha menambahkan, pembangunan huntara tersebut berdiri di atas lahan seluas satu hektare yang merupakan tanah hibah dari masyarakat. Selain itu, Pemerintah Daerah (Pemda) juga tengah menyiapkan lahan seluas sekitar 6,5 hektare di lokasi terdekat yang direncanakan sebagai kawasan hunian tetap (huntap).
“Dengan lahan yang lebih luas, ke depan memungkinkan dibangun fasilitas umum dan prasarana sosial seperti sekolah dasar dan masjid,” jelasnya.
Menurut Wabup Ahlul Badrito Resha, penyerahan lahan dilakukan atas nama masyarakat dengan perantaraan Wali Nagari dan Camat setempat yang dinilai sangat proaktif dalam mempercepat penanganan pasca bencana.
“Kita berharap seluruh proses ini dapat selesai sebelum Ramadhan, sehingga masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan nyaman,” ujarnya.
Ke depan, kawasan huntara tersebut juga direncanakan akan dikembangkan menjadi bagian dari kawasan huntap. Bangunan huntara nantinya dapat dimanfaatkan sebagai dapur atau fasilitas pendukung rumah permanen.
Selain itu, pembangunan fasilitas umum seperti mushalla, jalan, dan prasarana sosial lainnya akan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) bersama pihak swasta.
Usai meninjau lokasi hunian sementara (huntara), Sekretaris Utama BNPB Dr. apt. Rustian, S.Si., M.Kes., bersama Bupati dan Wakil Bupati Lima Puluh Kota, H. Safni Sikumbang dan Ahlul Badrito Resha, melanjutkan peninjauan ke lokasi calon hunian tetap (huntap) dengan menggunakan sepeda motor. (ABD/Kominfo)

