Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com – Aspon Dedi kembali dipercaya memimpin Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota periode 2025-2028 setelah unggul dalam pemilihan yang diikuti 20 pemilik hak suara pada Konferensi PWI Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota 2026, pada Minggu (27/09/2026).
Konferensi berlangsung di Aula Josrizal Zain, Lantai III Balai Kota Payakumbuh. Selain memilih ketua, konferensi tersebut menjadi forum evaluasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja untuk periode kepengurusan mendatang.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengapresiasi pelaksanaan konferensi tersebut. Ia berharap kepengurusan PWI yang baru dapat terus memperkuat profesionalisme wartawan serta meningkatkan peran pers dalam pembangunan daerah.
“Pers memiliki peran yang sangat strategis sebagai pilar keempat demokrasi. Kehadiran wartawan tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen kontrol sosial, pendorong kemajuan daerah, dan penyambung lidah masyarakat,” kata Wali Kota Zulmaeta.
Baca Juga : Pemko Payakumbuh Tegaskan UKW Benteng Jurnalisme Profesional di Tengah Maraknya Media Abal-Abal
Menurutnya, tema konferensi “Wartawan Beretika, PWI Berintegritas” relevan dengan tantangan pers di tengah derasnya arus informasi digital. Kecepatan dalam menyampaikan informasi, kata dia, harus tetap diiringi akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab jurnalistik.
Wali Kota Zulmaeta juga menyebut kritik dan masukan dari media merupakan bagian penting dalam evaluasi pemerintah. Namun, pemberitaan mengenai berbagai persoalan daerah diharapkan tetap berlandaskan fakta dan disampaikan secara konstruktif.
“Kami menyadari bahwa kritik dan masukan melalui media adalah hal yang wajar dan sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi pemerintah,” ujarnya.
Ia berharap pengurus PWI Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota periode mendatang dapat membangun kemitraan yang sehat dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan berbagai elemen masyarakat dalam mengawal pembangunan di wilayah Luak Limopuluah.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat Widya Navies mengatakan rangkaian konferensi diawali dengan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang diikuti 46 peserta. Para peserta kemudian resmi menjadi anggota PWI Provinsi Sumatera Barat.
Widya mengatakan konferensi tidak hanya menjadi forum pemilihan ketua, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi organisasi, menyusun program kerja, serta memperkuat profesionalisme wartawan dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
“Konferensi ini bukan sekadar agenda pemilihan pengurus untuk masa bakti tiga tahun tingkat kabupaten/kota, melainkan momentum untuk evaluasi, penyusunan program kerja masa depan, dan penguatan komitmen profesionalisme pers,” katanya.
Ia mengingatkan wartawan untuk mampu bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi, keberimbangan, independensi, dan manfaat pemberitaan bagi masyarakat.
Widya juga menegaskan pentingnya PWI sebagai wadah peningkatan kompetensi sekaligus penjaga marwah profesi. Setelah proses pemilihan selesai, ia meminta seluruh anggota menjaga persatuan dan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Siapa pun yang terpilih memimpin PWI Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota harus didukung penuh demi kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi atau kelompok,” pungkasnya. (ABD/MediaCenter)

Belum ada komentar
Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.