Cuaca Sumatera

Diperbarui 03.56 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
29°
⛅ Berawan
Padang
29°
⛅ Berawan
Pekanbaru
30°
⛅ Berawan
Palembang
30°
🌤 Berawan sebagian
Banda Aceh
34°
⛅ Berawan
Batam
28°
⛈ Badai petir
Bandar Lampung
29°
🌤 Cerah berawan
Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perkuat Peran Posyandu dalam Pelayanan Kesehatan

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com Sebanyak 171 Posyandu aktif di Kota Payakumbuh terus diperkuat dan diarahkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia (lansia).

Transformasi tersebut merupakan bagian dari penguatan pelayanan kesehatan primer yang menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif, selain pelayanan kuratif.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman saat membuka kegiatan Gerakan Posyandu Bidang Kesehatan dalam rangka mewujudkan RT/RW sehat di Aula Gedung Pelatihan Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, pada Selasa (22/9/2026).

Mewakili Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta, Elzadaswarman mengatakan pembangunan kesehatan merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Pembangunan kesehatan merupakan investasi paling mendasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, cerdas, produktif, dan berdaya saing. Posyandu harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat untuk deteksi dini penyakit, edukasi kesehatan, dan membangun kesadaran hidup sehat,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan pelayanan kesehatan primer tersebut sejalan dengan pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dan Integrasi Layanan Primer (ILP). Upaya tersebut juga didukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dimulai dari lingkungan keluarga.

“GERMAS bukan sekadar program pemerintah, tetapi gerakan bersama. Jangan jadikan pertemuan ini sekadar agenda rutin, melainkan harus melahirkan komitmen dan aksi nyata yang terukur agar setiap keluarga dan kelurahan menjadi sehat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, dr. Yanti, mengatakan transformasi pelayanan primer merupakan salah satu dari enam pilar transformasi kesehatan nasional.

Di Kota Payakumbuh, selain 171 Posyandu yang telah menerapkan konsep pelayanan berdasarkan siklus hidup, sebanyak 47 Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Pos Kesehatan Kelurahan juga telah bertransformasi menjadi Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKDK).

“Pada era transformasi ini, Posyandu memberikan layanan komprehensif yang menjangkau ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita, anak prasekolah, usia sekolah, remaja, dewasa, sampai lansia,” jelas Yanti.

Untuk memperkuat peran kader sebagai penghubung antara masyarakat dan tenaga kesehatan, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh juga meningkatkan kapasitas kader serta dukungan sarana dan prasarana Posyandu.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Lomba Kader dan Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Kota Payakumbuh Tahun 2026.

Dalam lomba tersebut, Posyandu Tapak Dara dari Kelurahan Koto Tuo Limo Kampung, Kecamatan Payakumbuh Selatan, meraih peringkat pertama. Kader Afridawati menjadi perwakilan kader dari Posyandu tersebut.

Peringkat kedua diraih Posyandu Delima 1 Kelurahan Koto Baru Payobasung melalui kader Putri Retno Intan, sedangkan peringkat ketiga diraih Posyandu Manggis 3 Kelurahan Talang melalui kader Rahmi Yulianty.

Posyandu Tapak Dara selanjutnya akan mewakili Kota Payakumbuh dalam perlombaan Posyandu tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Yanti berharap prestasi tersebut dapat mendorong Posyandu lainnya meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

“Harapan kita, Posyandu yang berprestasi ini dapat menginspirasi Posyandu lainnya untuk berbuat lebih baik dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” pungkasnya. (ABD/MediaCenter)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *