Cuaca Sumatera

Diperbarui 12.22 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
26°
🌦 Gerimis
Padang
27°
🌤 Berawan sebagian
Pekanbaru
32°
🌤 Berawan sebagian
Palembang
30°
🌤 Cerah berawan
Banda Aceh
28°
⛅ Berawan
Batam
28°
☀️ Cerah
Bandar Lampung
26°
⛅ Berawan
Kesehatan

Afdhol Okta Prianda Mahasiswa KKN Unand Gelar Pelatihan Pembuatan Obat Scabies di Nagari Koto Tinggi

Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) Tahap 1 Tahun 2025 menggelar pelatihan pembuatan obat herbal scabies di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan ini bertujuan memberikan solusi praktis dan murah bagi peternak dalam mengatasi penyakit scabies atau kurap yang sering menyerang ternak ruminansia, khususnya kambing.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Afdhol Okta Prianda, mahasiswa Fakultas Peternakan, bekerja sama dengan instansi Nagari Koto Tinggi dan Penyuluh Pertanian Lapangan setempat. Dalam pelatihan, para peternak diajarkan memanfaatkan daun Gamal (Gliricidia sepium) sebagai bahan utama pembuatan obat scabies.

Manfaat Daun Gamal sebagai Obat Herbal

Gamal (Gliricidia Sepium)

Daun Gamal, yang dikenal luas di pedesaan sebagai tanaman pagar, memiliki kandungan senyawa aktif seperti kumarin, flavonoid, alkaloid, terpenoid, dan steroid. Senyawa-senyawa ini, khususnya flavonoid, terbukti efektif sebagai zat antiparasit untuk membunuh tungau penyebab scabies, Sarcoptes scabiei. Dengan mengolah daun Gamal menggunakan minyak goreng, peternak dapat membuat obat topikal yang mudah diaplikasikan pada kulit ternak yang terinfeksi.

“Pelatihan ini tidak hanya mempermudah peternak mendapatkan solusi murah dan ramah lingkungan, tetapi juga membantu meningkatkan kesehatan ternak secara keseluruhan,” ujar Afdhol.

Proses Pengolahan Daun Gamal Untuk Obet Scabies

Dialog dan Kolaborasi dengan Peternak

Selain pelatihan, mahasiswa KKN juga mengadakan dialog dengan para peternak untuk membahas masalah kesehatan ternak dan pemasaran produk peternakan. Melalui diskusi ini, mahasiswa mendapatkan wawasan langsung mengenai tantangan yang dihadapi peternak di lapangan.

“Kegiatan ini sangat berharga bagi kami. Selain memberikan solusi praktis, kami juga belajar langsung dari pengalaman peternak, yang menjadi pelajaran penting untuk diterapkan di masa depan,” tambah Afdhol.

Harapan untuk Keberlanjutan Program

Program pelatihan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat, khususnya dalam penerapan ilmu peternakan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak di Nagari Koto Tinggi. Dengan memanfaatkan teknologi dan pengetahuan sederhana seperti daun Gamal, diharapkan masalah scabies pada ternak dapat ditekan, sehingga produktivitas peternakan terus meningkat. (*)

Identitas Penulis:

Afdhol Okta Prianda (Dokumen Pribadi)

Nama : Afdhol Okta Prianda 

Jurusan : Peternakan 

Fakultas : Peternakan

Kampus : Universitas Andalas

Berita Selanjutnya Disambut Bupati Safaruddin, Menteri Kehutanan Luncurkan IAD HATTA di Kawasan Ekowisata Kapalo Banda Taram

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *