Cuaca Sumatera

Diperbarui 13.51 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
25°
🌦 Hujan lokal
Padang
25°
🌦 Hujan lokal
Pekanbaru
25°
🌦 Gerimis
Palembang
29°
🌤 Cerah berawan
Banda Aceh
28°
🌦 Gerimis ringan
Batam
26°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
27°
⛅ Berawan
Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Kaji Penutupan Sejumlah U-Turn dan Penataan Parkir untuk Atasi Kemacetan

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mengkaji penutupan sejumlah bukaan median atau U-turn serta penataan parkir sebagai bagian dari upaya mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Payakumbuh di Ruang Riza Falepi, Balai Kota Payakumbuh, pada Rabu (09/09/2026).

Sejumlah titik menjadi perhatian dalam evaluasi, di antaranya depan SPBU Parit Rantang, kawasan Lapas/Ramayana, Masjid Al-Ihsan, gerbang Masjid Gadang, kawasan wisata Batang Agam, Simpang Benteng-RSUD Adnaan WD, Simpang Kasda, serta kawasan depan gedung lama Kantor Bupati Lima Puluh Kota.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh melalui Asisten II Yasrizal mengatakan, penataan lalu lintas membutuhkan koordinasi lintas instansi agar persoalan di lapangan dapat ditangani secara terpadu.

“Forum ini kita arahkan untuk mewujudkan keterpaduan perencanaan dan pengawasan lalu lintas secara lintas sektoral,” katanya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Payakumbuh melalui Sekretaris Dishub Yulhendri menegaskan, hasil pembahasan Forum LLAJ tersebut belum menjadi keputusan final.

Menurutnya, pemerintah akan terlebih dahulu melakukan pengecekan kondisi lapangan dan simulasi sebelum menerapkan rekayasa lalu lintas.

“Kita ingin setiap keputusan benar-benar berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan, termasuk dampaknya terhadap keselamatan dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Kabid Keselamatan dan Operasional Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Payakumbuh Finto Handayana Putra mengatakan, bukaan median di depan SPBU Parit Rantang dan kawasan Lapas/Ramayana masih sebatas usulan penutupan.

Menurutnya, manuver kendaraan untuk berputar balik di kedua lokasi tersebut berpotensi mengganggu arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk.

“Penutupan median menjadi salah satu opsi yang kita siapkan untuk diuji di lapangan,” katanya.

Di depan Masjid Al-Ihsan, median telah ditutup sementara menggunakan water barrier. Namun, penutupan secara permanen masih menunggu hasil kajian dan pembahasan Forum LLAJ.

Sementara itu, bukaan median di depan gerbang Masjid Gadang diusulkan untuk ditutup sebagian. Lebar bukaan yang mencapai sekitar 17 meter dinilai memungkinkan kendaraan melakukan manuver dalam ruang yang cukup lebar sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Untuk kawasan wisata Batang Agam, Forum LLAJ masih mengevaluasi sirkulasi kendaraan, penataan parkir, serta aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL). Keluhan pedagang terkait rambu larangan masuk atau perboden juga menjadi bagian dari pertimbangan.

“Kita perlu mencari skema yang membuat arus tetap lancar tanpa mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Finto.

Evaluasi juga dilakukan di Simpang Benteng-RSUD Adnaan WD. Kepadatan di kawasan tersebut salah satunya dipicu kendaraan orang tua siswa yang berhenti atau parkir di kedua sisi jalan saat jam pulang sekolah.

Di Simpang Kasda, evaluasi difokuskan pada operasional lampu lalu lintas yang beririsan dengan aktivitas pedagang kuliner mulai pukul 15:00 WIB.

Sementara itu, kawasan depan gedung lama Kantor Bupati Lima Puluh Kota masih dalam kajian. Opsi yang dibahas meliputi sterilisasi parkir reguler maupun pembatasan parkir bagi kendaraan pariwisata.

Finto mengatakan, Forum LLAJ akan turun langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan skema rekayasa lalu lintas yang dipilih sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

“Sesuai kesepakatan forum, kita akan turun ke lapangan untuk melakukan kajian dan simulasi agar rekayasa yang diterapkan benar-benar memperlancar arus lalu lintas di Kota Payakumbuh,” pungkasnya. (ABD/MediaCenter)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *