Cuaca Sumatera

Diperbarui 15.43 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
25°
⛅ Berawan
Padang
25°
⛅ Berawan
Pekanbaru
26°
🌦 Gerimis ringan
Palembang
28°
☀️ Cerah
Banda Aceh
28°
⛅ Berawan
Batam
27°
⛅ Berawan
Bandar Lampung
25°
☀️ Cerah
Kota Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Mulai Terapkan Manajemen Talenta, Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Kinerja

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mulai menerapkan manajemen talenta sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem merit dalam tata kelola kepegawaian. Melalui sistem ini, penempatan dan pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) diarahkan berdasarkan kualifikasi, kompetensi, potensi, serta rekam jejak kinerja.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan penerapan manajemen talenta menjadi langkah penting dalam membangun birokrasi yang profesional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh yang digelar di Aula Pertemuan Josrizal Zain, Lantai III Balai Kota Payakumbuh, pada Selasa (08/09/2026).

“Manajemen Talenta adalah wujud komitmen nyata Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam menerapkan Sistem Merit. Penempatan dan promosi ASN ke depan murni berbasis data yang terukur, yaitu kualifikasi, kompetensi, potensi, dan rekam jejak kinerja, tanpa ada pertimbangan subjektif,” ujar Wali Kota Zulmaeta.

Sosialisasi yang diselenggarakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Payakumbuh tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Kepala BKN Nomor 703 Tahun 2026 tentang Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh.

Kegiatan diikuti 94 pejabat pimpinan tinggi pratama dan perwakilan pejabat administrator dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemko Payakumbuh. Sosialisasi menghadirkan Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Purjiyanta bersama tim narasumber dari Kantor Regional XII BKN.

Menurut Wali Kota Zulmaeta, penerapan manajemen talenta juga memberikan peluang pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) melalui talent pool sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, proses pengisian jabatan diharapkan dapat berlangsung lebih efektif dan objektif.

“Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas. Tidak ada tendensi lain. Tujuannya agar setiap ASN dapat bekerja sesuai bidang dan keahliannya sehingga roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan responsif,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan ASN agar tidak pasif dalam mengembangkan karier. Setiap aparatur diminta memiliki inisiatif untuk meningkatkan kapasitas, menunjukkan kinerja terbaik, serta mengembangkan potensi yang dimiliki karena aspek tersebut menjadi bagian dari pemetaan talenta.

Wali Kota Zulmaeta turut menekankan pentingnya peran pimpinan perangkat daerah dan pejabat penilai dalam memastikan proses pemetaan talenta dilakukan secara objektif dan transparan.

“Penilaian yang tidak akurat akan merusak peta talenta daerah dan merugikan organisasi secara keseluruhan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Zulmaeta juga mengingatkan ASN untuk memegang teguh nilai kepemimpinan yang diusung bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman melalui Trilogi ZuZeMa, yakni Kejujuran, Loyalitas, dan Profesionalisme.

“Jabatan yang Saudara emban hari ini bukan hadiah, melainkan kepercayaan dari pemerintah dan masyarakat. Pegang teguh Trilogi Zuzema: Kejujuran, Loyalitas, dan Profesionalisme,” pesannya.

Ia menegaskan, manajemen talenta tidak boleh hanya dipandang sebagai urusan administrasi kepegawaian. Lebih dari itu, sistem tersebut harus bermuara pada peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik melalui penempatan aparatur sesuai kompetensi dan potensi masing-masing.

“Ketika konsep ‘the right man on the right place’ terwujud, kinerja organisasi akan melesat dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat dan profesional,” ujarnya.

Wali Kota Zulmaeta juga meminta seluruh peserta memanfaatkan kegiatan sosialisasi untuk memahami penerapan manajemen talenta secara menyeluruh serta menggali informasi dari para narasumber BKN.

“Saya sangat berharap kepada saudara-saudara sekalian agar dapat mengikuti acara ini dengan sebaik-baiknya. Gali ilmu dan informasi yang saudara butuhkan untuk pengembangan karier saudara dari narasumber kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh Dafrul Pasi mengatakan sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut terhadap regulasi nasional dan daerah terkait tata kelola kepegawaian.

Ia menjelaskan, sejumlah regulasi yang menjadi dasar antara lain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, PP Nomor 11 Tahun 2017 juncto PP Nomor 17 Tahun 2020, PermenPAN-RB Nomor 3 Tahun 2020, Peraturan BKN Nomor 3 Tahun 2023, serta Peraturan Wali Kota Payakumbuh Nomor 27 Tahun 2024 tentang Manajemen Talenta ASN di Lingkungan Pemko Payakumbuh.

“Secara filosofis dan sosiologis, penerapannya ditujukan untuk menjamin kesetaraan dan keadilan dalam sistem merit, sekaligus menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan ASN yang profesional dan berintegritas,” kata Dafrul.

Menurutnya, salah satu target kegiatan tersebut adalah meningkatkan pemahaman pengelola kepegawaian mengenai pembentukan Peta Distribusi Talenta atau Nine Box Matrix serta penyusunan Rencana Suksesi di masing-masing instansi.

Peserta sosialisasi berasal dari kepala perangkat daerah, camat, pejabat administrator, pejabat pengawas, hingga pejabat fungsional yang membidangi urusan kepegawaian. Kegiatan tersebut dibiayai melalui APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2026 melalui DPA BKPSDM.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Kanreg XII BKN Pekanbaru bersama tim narasumber. Peserta juga mengikuti diskusi dan tanya jawab mengenai implementasi Nine Box Matrix, pemetaan potensi, serta mekanisme penyusunan rencana suksesi jabatan.

Melalui penerapan manajemen talenta, Pemko Payakumbuh menargetkan terwujudnya tata kelola kepegawaian yang lebih objektif, transparan, dan berbasis kinerja. Sistem tersebut diharapkan mampu memastikan pengembangan karier ASN berjalan selaras dengan kebutuhan organisasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (ABD/MediaCenter)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *