Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh meresmikan Masjid Musafir di Kelurahan Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat sebagai Masjid Ramah Pemudik 1447 Hijriah, pada Rabu (11/03/2026).
Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Payakumbuh melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Devitra. Kegiatan tersebut turut dihadiri jamaah dan pengurus Masjid Musafir, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Payakumbuh Hendri Yazid beserta jajaran, Camat Payakumbuh Barat, Lurah Kubu Gadang, serta sejumlah jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh.
Dalam sambutannya, Devitra menyampaikan bahwa program Masjid Ramah Pemudik merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama pengurus masjid untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Menurutnya, melalui program tersebut para pemudik yang melintas di Kota Payakumbuh diharapkan memiliki tempat yang nyaman untuk beristirahat, melaksanakan ibadah, serta memanfaatkan fasilitas yang tersedia di masjid.
Ia juga menilai nama Masjid Musafir sangat relevan dengan program tersebut. Musafir memiliki makna orang yang sedang melakukan perjalanan, sehingga masjid ini diharapkan benar-benar menjadi tempat singgah yang ramah serta memberikan kenyamanan bagi para musafir yang melintas di Kota Payakumbuh.
Devitra menambahkan, pada tahun 1447 Hijriah terdapat 18 masjid ramah pemudik yang telah disiapkan di Kota Payakumbuh. Seluruh masjid tersebut berada di jalur utama sehingga mudah dijangkau oleh para pemudik.
“Keberadaan masjid ramah pemudik ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan umat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Payakumbuh Hendri Yazid mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama (Kemenag) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) dalam memakmurkan masjid sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap keberadaan Masjid Ramah Pemudik dapat membantu para pemudik untuk beristirahat dengan nyaman serta tetap dapat melaksanakan ibadah selama perjalanan mudik.
Di sisi lain, pengurus Masjid Musafir Basri Latif menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung program tersebut dengan menyediakan berbagai fasilitas bagi para pemudik.
“Kami siap menjadikan Masjid Musafir sebagai tempat singgah bagi para pemudik, baik untuk beribadah, beristirahat sejenak, maupun memanfaatkan fasilitas yang tersedia,” katanya.
Program Launching Masjid Ramah Pemudik 1447 Hijriah sendiri dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama musim mudik Lebaran. (ABD/MediaCenter)

