• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
Sudut Lima Puluh Kota
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
Sudut Lima Puluh Kota
No Result
View All Result
Home Sumatera Barat

KRNT Ke 10 Satukan Warga dan Seniman Lewat Pameran Ekologi

Redaksi by Redaksi
6 Februari 2026
in Sumatera Barat
0 0
0
KRNT Ke 10 Satukan Warga dan Seniman Lewat Pameran Ekologi
0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Padang Pariaman, http://sudutlimapuluhkota.com — Komunitas Seni Nan Tumpah kembali menggelar program rutin Ke Rumah Nan Tumpah (KRNT) #10 yang berlangsung pada 7–14 Februari 2026 di Ruang Temu Nan Tumpah, Korong Kasai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini menghadirkan pameran seni rupa kolektif Silotigo serta gelar karya peserta Kelana Akhir Pekan.

Pelaksanaan KRNT tahun ini digelar dua bulan setelah banjir bandang dan galodo melanda 16 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat. Melalui medium seni, kegiatan tersebut membuka ruang dialog antara seniman dan masyarakat sekaligus merespons persoalan ekologis yang dihadapi wilayah tersebut.

Pameran bertajuk “Rukun Paksa/Berakit-rakit ke Hulu, Tinggal di Genangan” menjadi presentasi tunggal perdana kolektif Silotigo yang beranggotakan Imam Teguh Sy, Olimsyaf Putra Asmara, dan Boy Nistil. Ketiganya menjalani residensi selama satu bulan di lingkungan sekretariat Nan Tumpah dan berinteraksi langsung dengan warga setempat.

Kurator pameran, Mahatma Muhammad, mengatakan tema tersebut merefleksikan dampak kerusakan lingkungan seperti alih fungsi lahan, penggundulan hutan, serta tata ruang yang mengabaikan aspek ekologis.

“Banjir bukan hanya peristiwa alam, tetapi juga mencatat dampak kebijakan ruang dan pengelolaan lingkungan. Pameran ini hadir di kawasan yang hidup berdampingan dengan genangan air sebagai pengalaman sehari-hari,” ujarnya.

Selama residensi, para seniman memanfaatkan material sisa dan limbah di sekitar lokasi sebagai bahan karya. Sejumlah dinding rumah warga hingga ruang gudang dijadikan media ekspresi, sehingga proses berkarya menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Ketua RT 4 setempat, Anton, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran seni dapat mempererat kebersamaan warga. “Kami mendukung kegiatan ini karena bisa memperkuat kekompakan dan kepedulian antar warga,” katanya.

Selain pameran Silotigo, KRNT #10 juga menghadirkan Zona (Ny) Aman Seni, yakni presentasi hasil belajar Kelana Akhir Pekan. Sebanyak 56 anak mengikuti kelas seni selama satu semester, mulai dari silek, seni rupa, musik, tari, teater, hingga menulis kreatif. Kegiatan ini ditutup dengan pertunjukan seni, pameran karya, serta peluncuran buku fiksi siswa.

Selama tujuh hari pelaksanaan, sejumlah agenda turut digelar, seperti live painting, tur dan diskusi pameran, pelatihan kriya berbahan limbah, peluncuran lagu Kelana, pemutaran film, serta pertunjukan dari berbagai komunitas seni.

Melalui KRNT, Komunitas Seni Nan Tumpah berharap seni dapat menjadi ruang refleksi bersama sekaligus memperkuat hubungan sosial masyarakat di tengah tantangan lingkungan yang terus berubah. (TIM)

Jumlah Pengunjung: 252
Tags: AirAtlet SilatbanjirBanjir BandangBelajarBencanaBencana Alambencana banjirbencana longsorBukuFestival Film PendekHutanKesenianKomunitaslima puluh kotalongsorMasyarakatmediaMenulisMusikPadangPadang PariamanPariamanpayakumbuhPelajarPelatihanpembelajaranPencak SilatPenulisPenulis BukuRumahSeniSeni RupaSiswasudutlimapuluhkotasumatera baratTari Daerah
Previous Post

Pemko Payakumbuh dan BAZNAS Salurkan Bantuan Pendidikan untuk Ratusan Mahasiswa Kurang Mampu

Next Post

Musrenbang Payakumbuh Utara 2027 Prioritaskan Stunting, Kemiskinan, dan Infrastruktur Dasar

Next Post
Musrenbang Payakumbuh Utara 2027 Prioritaskan Stunting, Kemiskinan, dan Infrastruktur Dasar

Musrenbang Payakumbuh Utara 2027 Prioritaskan Stunting, Kemiskinan, dan Infrastruktur Dasar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Pemko Payakumbuh Salurkan Daging Kurban Bantuan Presiden untuk Masyarakat
  • Ribuan Jamaah Padati Balai Kota Payakumbuh untuk Shalat Idul Adha 1447 H
  • Wali Kota Payakumbuh Tekankan Peran Strategis Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas dalam Menjaga Keselamatan dan Ketertiban
  • Pemko Payakumbuh Dukung Penguatan Pendidikan Karakter melalui Peresmian RA Ikhlas Model DWP Kemenag
  • Pemko Payakumbuh Apresiasi Jasa Raharja Serahkan Ambulans untuk Perkuat Layanan PMI

Recent Comments

  1. Ayendra Asmuti mengenai Bupati Lima Puluh Kota Klarifikasi Video Viral Mirip Dirinya, Tegaskan Jadi Korban Pemerasan
  2. SILVIYA mengenai Galodo dan Tanah Longsor Landa Nagari Baruah Gunuang, Puluhan Rumah, Jalan Hingga Sawah Warga Terdampak
  3. sudutgurun tikotok mengenai Opini: Belajar Bertanggung Jawab: Mengubah Hidup dari Cara Pandang
  4. Azzahra mengenai WaWaKo Payakumbuh Lepas Enam Atlet Sepatu Roda ke Ajang Internasional VERKA CUP 2025
  5. Chairul mustafa mengenai Sejarah Singkat Nagari Koto Alam
  • Nagari Baruah Gunuang, Kec.Bukik Barisan, Kab 50 Kota, Sumatera Barat 26257
  • 0858-3515-5158
  • sudutlimapuluhkota@gmail.com

Ikuti Kami

  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota

Kunjungi Kami

Statistik Pengunjung

Seedbacklink
© 2024 Official Website Sudut Lima Puluh Kota – Supported by Malakatech.com.All rights reserved