Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melepas dua finalis Duta Generasi Berencana (GenRe) yang akan mewakili Kota Payakumbuh pada ajang Pemilihan Duta GenRe Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025.
Pelepasan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Payakumbuh, pada Rabu (15/10/2025), dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB), Desmon Korina, beserta jajaran.
Dua finalis yang akan berkompetisi di tingkat provinsi tersebut adalah Devon Trinaldi, siswa SMA Islam Raudatul Jannah sekaligus anggota PIK-R RADJA, dan Ni Made Safira Dwi Anjani, siswi SMA Negeri 1 Payakumbuh dari PIK-R SMANSAVILL. Keduanya akan menjalani masa karantina di Kota Padang pada 15–18 Oktober 2025 dan tampil pada malam puncak GenRe Awards 2025 yang digelar 18 Oktober mendatang.
Wali Kota Zulmaeta menyampaikan apresiasi atas semangat dan prestasi kedua finalis yang terpilih mewakili Kota Payakumbuh. Ia berharap ajang tersebut menjadi ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan bagi remaja.
“Kami bangga kepada anak-anak kita yang telah terpilih menjadi Duta GenRe. Jadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga untuk mengasah potensi diri dan menjadi inspirasi bagi remaja lainnya di Kota Payakumbuh,” ujar Wali Kota Zulmaeta.
Ia menambahkan, kegiatan Duta GenRe sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
“Kalau nanti berhasil membawa pulang prestasi untuk Sumbar, itu bukan hanya kebanggaan bagi Kota Payakumbuh, tapi juga bukti bahwa generasi muda kita mampu bersaing dan berperan aktif dalam pembangunan,” katanya.
Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Payakumbuh, Desmon Korina, mengatakan ajang Duta GenRe merupakan bagian dari upaya pembentukan remaja berkarakter, berperilaku sehat, dan memiliki perencanaan kehidupan yang matang.
“Kita berharap para duta bisa menjadi role model bagi teman sebaya dalam mengampanyekan pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga serta pencegahan pernikahan usia dini,” ujarnya.
Desmon juga berharap kedua finalis mampu menorehkan prestasi terbaik di tingkat provinsi serta menjadi agen perubahan positif bagi remaja di Kota Payakumbuh. (ABD/MediaCenter)

