Padang, http://sudutlimapuluhkota.com – Ketua Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Sumatera Barat, Almudazir, SS, menyatakan dukungan terhadap penyampaian aspirasi masyarakat dan mahasiswa melalui aksi unjuk rasa. Namun, ia mengingatkan agar aksi dilakukan dengan cara yang bermartabat, tidak melanggar hukum, serta tidak merusak fasilitas publik maupun mengganggu aktivitas masyarakat.
“Mengawal kebijakan pemerintah dan DPR adalah kewajiban. Namun, lakukan dengan cara elegan, santun, dan mengedepankan dialog. Mari kita jaga negeri ini agar tetap aman dan kondusif sehingga masyarakat tidak terganggu dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,” ujar Almudazir dalam siaran pers yang diterima sejumlah media di Kota Padang, Minggu (31/08/2025) malam.
Ia juga berpesan kepada aparat keamanan agar bertindak profesional dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu emosi massa. “Jangan sampai ada aksi dulu baru aspirasi diterima. Biarkan aspirasi disampaikan dengan tenang,” tegasnya.
Baca Juga : Tiga Calon Sekda Agam Ditetapkan, PJKIP Sumbar: Hasil Seleksi Transparan dan Terbaik
Lebih lanjut, Almudazir menekankan pentingnya Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dari semua jajaran pemerintah, baik eksekutif, legislatif, maupun aparat TNI-Polri, sebelum mengambil kebijakan. Menurutnya, transparansi adalah kunci menghindari kekecewaan masyarakat.
“Saya selalu yakin Keterbukaan Informasi Publik (KIP) adalah cara ampuh menjaga wibawa pemerintah sekaligus menumbuhkan kepercayaan rakyat. Kalau perlu, lakukan uji publik sebelum memutuskan kebijakan, terutama yang berpotensi merugikan banyak orang. Jika tidak transparan, tentu ada sesuatu yang disembunyikan,” pungkasnya. (TIM)

