Cuaca Sumatera

Diperbarui 01.41 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
27°
⛅ Berawan
Padang
27°
🌦 Gerimis ringan
Pekanbaru
28°
⛅ Berawan
Palembang
29°
⛅ Berawan
Banda Aceh
27°
⛅ Berawan
Batam
29°
🌤 Berawan sebagian
Bandar Lampung
28°
🌦 Gerimis ringan
Kabupaten Lima Puluh Kota

Wali Kota Payakumbuh Sampaikan Duka atas Wafatnya Ayahanda Wakil Bupati Lima Puluh Kota

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com – Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyampaikan duka cita atas wafatnya Herman Aliunir (69), ayahanda Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha. Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Wali Kota Zulmaeta saat memimpin prosesi takziah di rumah duka, Nagari Jopang Manganti, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Selasa (06/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Zulmaeta hadir bersama Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh.

Atas nama pribadi, keluarga, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, dan Persatuan Pensiunan Kota Payakumbuh, Zulmaeta menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang pengabdian almarhum sebagai seorang pendidik.

Menurut Wali Kota Zulmaeta, Herman Aliunir telah menghabiskan sebagian besar masa pengabdiannya di Kota Payakumbuh sebagai guru senior di SMKN 1 Kota Payakumbuh yang sebelumnya bernama SMEA Kota Payakumbuh.

“Almarhum juga aktif di berbagai organisasi seperti KNPI dan AMPI, serta dikenal berhasil mencetak banyak murid sukses,” ungkap Wali Kota Zulmaeta.

Di hadapan para pelayat, Wali Kota Zulmaeta juga menyampaikan bahwa dirinya, jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, dan Persatuan Pensiunan telah memaafkan segala kekhilafan almarhum. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga yang ditinggalkan.

Wali Kota Zulmaeta kemudian mengingatkan para pelayat mengenai tiga amalan yang pahalanya tidak terputus, yakni ilmu yang bermanfaat, sedekah jariyah, dan doa anak yang saleh.

Menurutnya, ilmu yang bermanfaat dan sedekah jariyah telah ditunaikan almarhum selama masa hidupnya.

“Kepada empat anak almarhum, Uul, Rito, Andi, dan Fizan, teruslah mengiringi orang tua dengan doa sebagai anak yang saleh,” pesannya.

Selain itu, Wali Kota Zulmaeta menyampaikan bahwa kehadiran para pelayat, mulai dari melangkahkan kaki menuju rumah duka, menyolatkan hingga mengantarkan jenazah, merupakan bagian dari amal ibadah.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh untuk memfasilitasi dan menyelesaikan kebutuhan administrasi kepegawaian almarhum sebagai pensiunan ASN Kota Payakumbuh.

Sementara itu, mewakili keluarga ahli waris, Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan perhatian para pelayat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan perhatian para pelayat,” ujar Wabup Ahlul Badrito Resha.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari keluarga apabila selama hidup almarhum terdapat kekhilafan, perkataan yang menyinggung, maupun sikap yang kurang berkenan.

“Kami mohon maaf yang tulus apabila semasa hidup almarhum terdapat kekhilafan, dorongan kata yang menyinggung, maupun sikap yang salah. Kami juga memohon doa agar almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Setelah prosesi sambutan, jenazah Herman Aliunir kemudian dibawa ke masjid setempat untuk dishalatkan. Selanjutnya, jenazah dimakamkan di pandam pekuburan keluarga. (ABD/MediaCenter)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *