Cuaca Sumatera

Diperbarui 16.13 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
24°
⛈ Badai petir
Padang
25°
🌤 Berawan sebagian
Pekanbaru
26°
🌤 Cerah berawan
Palembang
28°
☀️ Cerah
Banda Aceh
25°
🌤 Berawan sebagian
Batam
26°
🌤 Berawan sebagian
Bandar Lampung
26°
☀️ Cerah
Kota Payakumbuh

Tekan Gejolak Harga, Pemko Payakumbuh Sediakan Berbagai Kebutuhan Pokok Murah

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Camat Payakumbuh Selatan, pada Rabu (21/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia 2026. Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

Salah satu komoditas yang ditawarkan dalam kegiatan tersebut adalah cabai merah seharga Rp50.000 per kilogram. Selain cabai, masyarakat juga dapat membeli beras, bawang merah, gula pasir, telur ayam, dan minyak goreng dengan harga yang telah ditetapkan.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, yang memantau langsung pelaksanaan kegiatan mewakili Wali Kota Zulmaeta, mengatakan Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan salah satu upaya Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengendalikan gejolak harga, terutama pada komoditas pangan strategis yang berpengaruh terhadap inflasi.

“Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh beras, cabai merah, bawang merah, telur ayam, dan minyak goreng dengan harga yang jauh lebih terjangkau,” kata Wakil Wali Kota Elzadaswarman.

Ia menegaskan, stabilitas harga pangan membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, distributor, petani, hingga pelaku usaha. Kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kestabilan harga di pasaran.

Wakil Wali Kota Elzadaswarman juga mengajak seluruh pihak menghindari praktik penimbunan dan spekulasi yang dapat merugikan masyarakat. Selain itu, pemerintah mendorong pemanfaatan pangan lokal serta pemberdayaan petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor pangan.

Di tingkat rumah tangga, masyarakat diimbau memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam cabai dan sayuran guna membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga juga diajak mengurangi pemborosan makanan serta menerapkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman.

Ia meminta Dinas Ketahanan Pangan bersama perangkat daerah terkait terus memantau perkembangan harga di pasar dan menyiapkan langkah antisipasi apabila terjadi kenaikan harga.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, menjelaskan bahwa dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) tersebut disediakan sejumlah komoditas dengan rincian sebagai berikut:

  • Beras lokal sebanyak 3.600 kilogram dengan harga Rp140.000 per 10 kilogram.
  • Cabai merah sebanyak 373 kilogram dengan harga Rp50.000 per kilogram.
  • Bawang merah sebanyak 300 kilogram dengan harga Rp20.000 per kilogram.
  • Gula pasir sebanyak 325 kilogram dengan harga Rp15.000 per kilogram.
  • Telur ayam sebanyak 300 tray dengan harga Rp35.000 per tray.
  • Minyak goreng sebanyak 320 kemasan berisi dua liter dengan harga Rp30.000 per kemasan.

“Komoditas ini kami siapkan agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Edvidel.

Ia menambahkan, Gerakan Pangan Murah (GPM) tersebut secara khusus diperuntukkan bagi masyarakat Kota Payakumbuh. Untuk mencegah pembelian dalam jumlah berlebihan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, warga diwajibkan menunjukkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat transaksi.

Edvidel memastikan kegiatan tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2026.

Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah. (ABD/MediaCenter)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *