Cuaca Sumatera

Diperbarui 21.18 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
24°
⛅ Berawan
Padang
24°
🌦 Gerimis ringan
Pekanbaru
24°
🌤 Berawan sebagian
Palembang
26°
☀️ Cerah
Banda Aceh
25°
🌤 Berawan sebagian
Batam
26°
☀️ Cerah
Bandar Lampung
25°
☀️ Cerah
Olahraga

Pemko Payakumbuh Pasang Target 40 Emas di Porprov Sumbar XVI 2026

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"square_fit":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com – Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh menargetkan kontingennya meraih lebih dari 40 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Target tersebut ditetapkan untuk melampaui capaian 32 medali emas yang diraih pada Porprov 2016 dan 2018.

Target itu disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Rida Ananda saat memimpin rapat teknis dan audiensi kontingen di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, pada Senin (28/09/2026).

Mewakili Wali Kota Zulmaeta, Rida meminta jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh bersama seluruh cabang olahraga (cabor) meningkatkan prestasi pada ajang olahraga multi cabang tingkat provinsi tersebut.

“Kalau sebelumnya 32 medali emas, sekarang sesuai arahan Bapak Wali Kota, kita tantang lebih dari 40 emas. Kalau bisa 50, tentu menjadi capaian yang luar biasa bagi Kota Payakumbuh,” kata Rida Ananda.

Untuk mendukung keikutsertaan kontingen, Pemko Payakumbuh bersama DPRD telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp7 miliar. Dukungan anggaran tersebut juga diikuti penambahan jumlah kontingen dari rencana awal sekitar 350 orang menjadi sekitar 500 orang.

Rida Ananda meminta seluruh pengurus cabor memastikan kebutuhan dasar atlet, terutama konsumsi, terpenuhi selama pertandingan. Ia juga mengingatkan agar penggunaan anggaran dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan sampai atlet kekurangan makan dan minum. Ketua cabor harus memastikan semuanya berjalan agar atlet bisa fokus bertanding,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh Yunida Fatwa mengatakan Porprov XVI dilaksanakan dengan sistem tuan rumah bersama di 12 kabupaten dan kota. Pembukaan dan penutupan dijadwalkan dipusatkan di Kota Padang, dengan pembukaan pada 2 Oktober 2026.

Terkait perlengkapan kontingen, Yunida menjelaskan pengadaan seragam senilai Rp800 juta tidak dapat dilaksanakan karena keterbatasan waktu pengerjaan. Pemko Payakumbuh sebelumnya telah menyurati Gubernur Sumatera Barat pada 8 September 2026 untuk meminta penundaan pelaksanaan Porprov hingga November.

“Kalau Porprov tetap dimulai 2 Oktober, pengadaan pakaian kontingen tidak bisa dilaksanakan karena prosesnya membutuhkan waktu sekitar satu bulan,” katanya.

Untuk hak finansial atlet, uang Training Center (TC) ditetapkan sebesar Rp85 ribu per hari dengan durasi maksimal 20 hari. Sementara uang harian sebesar Rp200 ribu per hari diberikan maksimal selama sembilan hari.

Adapun biaya penginapan dianggarkan maksimal Rp800 ribu per hari dengan potongan pajak sebesar 2 persen.

Pemko Payakumbuh juga mengalokasikan anggaran Rp2,634 miliar untuk bonus atlet peraih medali. Besaran bonus akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota Payakumbuh.

Selain itu, disiapkan bonus spontan berupa voucer senilai Rp1 juta bagi peraih medali emas dan Rp500 ribu bagi peraih medali perak. Pencairan dilakukan melalui mekanisme transfer.

Ketua KONI Kota Payakumbuh Chairul Mufti menyatakan pihaknya siap mengejar target yang ditetapkan Pemerintah Daerah (Pemda). Sejumlah cabor unggulan telah dipersiapkan untuk mendulang medali.

“Kami optimistis bisa melampaui 40 sampai 50 medali emas. Beberapa cabang olahraga sudah menunjukkan kesiapan,” kata Chairul yang akrab disapa Heru.

Ia juga meminta seluruh pengurus cabor tertib dalam mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran, termasuk menyimpan bukti transaksi dan mengembalikan sisa dana sesuai ketentuan.

Sejumlah cabor, termasuk sepak bola, telah lebih dahulu diberangkatkan ke lokasi pertandingan. Sementara pelepasan resmi kontingen Kota Payakumbuh dijadwalkan berlangsung pada Kamis (01/10/2026).

“Setelah Porprov, cabor yang tidak menghasilkan prestasi akan kami evaluasi secara tegas. Ini untuk memastikan pembinaan olahraga Kota Payakumbuh terus bergerak dan target prestasi tercapai,” pungkasnya. (ABD/MediaCenter)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *