Payakumbuh, http://sudutlimapuluhkota.com — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh langsung mengonsolidasikan penanganan pasca kebakaran yang menghanguskan satu unit ruko karpet di kawasan Pasar Blok Timur, pada Senin (16/02/2026) dini hari.
Wali Kota Payakumbuh melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman bersama Sekretaris Daerah Rida Ananda turun langsung ke lokasi kejadian pada Senin pagi untuk menemui korban serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait penanganan lanjutan.
“Ini adalah sebuah kecelakaan. Pemko Payakumbuh menyikapi kejadian ini dengan hati-hati karena berkaitan langsung dengan ekonomi masyarakat,” kata Wakil Wali Kota Elzadaswarman.
Baca Juga : Pemko Payakumbuh Percepat Kepastian Lahan Pasar, Targetkan Pembangunan Awal 2026
Menurutnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 02:50 WIB di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pasar Blok Timur, tepatnya di depan Kantor Pos, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Utara.
Setelah menerima laporan, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh segera berkoordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait untuk memastikan proses penanganan berjalan sesuai prosedur.
Di lokasi kejadian, aparat melakukan pengamanan guna menjaga situasi tetap kondusif. Area terdampak juga dibersihkan secara awal, sementara satu petak toko yang terbakar dipasangi garis polisi.
Pemko Payakumbuh saat ini menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari Polres Payakumbuh guna memastikan penyebab kebakaran. Menurut Wakil Wali Kota Elzadaswarman, proses verifikasi penting agar informasi yang berkembang di masyarakat tidak simpang siur.
Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh juga memastikan aktivitas ekonomi di kawasan pertokoan tetap berjalan normal mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu pusat perekonomian masyarakat.
Berdasarkan data Pemko Payakumbuh, ruko yang terbakar merupakan milik Novrianto (46), pedagang karpet asal Nan Kodok, Tigo Koto Dibaruah, Kecamatan Payakumbuh Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota yang berhasil mengendalikan api sehingga tidak merembet ke bangunan lain.
Saat proses pemadaman, petugas menurunkan tiga unit armada Damkar Kota Payakumbuh dan satu unit armada Damkar Kabupaten Lima Puluh Kota. Petugas disebut bekerja dalam kondisi berisiko karena adanya potensi korsleting listrik di sekitar lokasi.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04:49 WIB dan tidak berkembang menjadi kebakaran besar.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mengimbau para pemilik usaha di kawasan pertokoan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berasal dari instalasi listrik.
Ia juga mengingatkan pedagang agar lebih berhati-hati dalam penggunaan aliran listrik serta melakukan pengecekan instalasi secara berkala. Selain itu, pemilik toko didorong menyiapkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai langkah awal penanganan kebakaran sebelum petugas tiba.
Warga sekitar turut mengapresiasi respons cepat petugas pemadam kebakaran yang dinilai berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain. Sejumlah warga menyebut petugas sempat menghadapi risiko percikan korsleting listrik saat proses pemadaman berlangsung. (ABD/MediaCenter)
