Cuaca Sumatera

Diperbarui 05.18 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
30°
⛅ Berawan
Padang
28°
🌦 Gerimis lebat
Pekanbaru
31°
🌦 Gerimis ringan
Palembang
34°
🌤 Berawan sebagian
Banda Aceh
28°
⛈ Badai petir
Batam
32°
☀️ Cerah
Bandar Lampung
32°
🌦 Gerimis
Kabupaten Lima Puluh Kota

Pemkab Lima Puluh Kota Perluas Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Agama

Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lima Puluh Kota terus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, termasuk para pekerja agama. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Perlindungan Pekerja Agama antara Bupati Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang dengan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kabupaten Lima Puluh Kota, Nicko Alfiansa, pada Rabu (20/05/2026).

Penandatanganan kesepakatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 2026. Melalui kerja sama itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lima Puluh Kota memastikan para pekerja agama memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Bupati H. Safni Sikumbang mengatakan pekerja agama seperti gharim, marbot, serta guru mengaji di TPA dan TPQ memiliki peran penting dalam menjaga rumah ibadah sekaligus membina generasi muda melalui pendidikan agama. Karena itu, menurutnya, para pekerja agama sudah sepatutnya mendapatkan perlindungan selama menjalankan aktivitasnya.

“Para pekerja agama memiliki jasa besar dalam kehidupan masyarakat. Pemerintah Daerah (Pemda) ingin memastikan mereka mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujar Bupati Safni Sikumbang.

Baca Juga : Momentum May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan dan PMI Lima Puluh Kota Gelar Donor Darah

Sebelumnya, pada awal masa pemerintahannya tahun 2025, Bupati Safni Sikumbang juga telah meluncurkan gerakan Sejahterakan Pekerja Kito Lima Puluh Kota (SAKATO LIKO) melalui surat edaran yang diterbitkan bertepatan pada tanggal yang sama.

Program tersebut bertujuan memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi berbagai sektor pekerjaan, seperti petani, pedagang, nelayan, buruh ternak, tukang kayu, dan pekerja informal lainnya di Kabupaten Lima Puluh Kota. (TIM)

Berita Selanjutnya Harkitnas 2026, WaWaKo Payakumbuh Ajak Generasi Muda Hadapi Era Digital
›

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *