Cuaca Sumatera

Diperbarui 07.05 WIB · Sumber Open-Meteo
Medan
32°
⛅ Berawan
Padang
28°
🌦 Hujan lokal
Pekanbaru
33°
⛅ Berawan
Palembang
35°
🌤 Cerah berawan
Banda Aceh
26°
🌦 Hujan lokal sedang
Batam
30°
🌤 Cerah berawan
Bandar Lampung
29°
⛅ Berawan
Nasional

ParagonCorp dan BRIN Jalin Kerja Sama Riset Mikroalga untuk Bahan Baku Kosmetik

Jakarta, http://sudutlimapuluhkota.com ParagonCorp dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kerja sama penelitian dan pengembangan mikroalga lokal Indonesia untuk mengeksplorasi potensinya sebagai bahan baku industri kosmetik.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ParagonCorp dan Pusat Riset Mikrobiologi Terapan BRIN pada 1 September 2026 di ParagonCorp Head Office, Kota Jakarta Selatan.

Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan melakukan riset, pengembangan, serta pemanfaatan mikroalga sebagai bahan baku industri kosmetik. BRIN berkontribusi melalui kompetensi di bidang bioprospeksi dan pengembangan mikroalga, sementara ParagonCorp memberikan perspektif terkait evaluasi bahan baku dan kebutuhan penerapannya di industri kosmetik.

Baca Juga : Harpelnas 2026, ParagonCorp Perkuat Inovasi dari Suara Pelanggan

Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV, mengatakan kolaborasi antara peneliti dan industri diperlukan untuk mempertemukan hasil penelitian dengan kebutuhan penerapan di lapangan.

“Bagi kami, kolaborasi riset bukan sekadar membawa hasil penelitian ke industri, tetapi membangun jembatan agar discovery dan kebutuhan industri dapat saling bertemu. Industri dapat membawa perspektif mengenai kebutuhan dan konteks aplikasi, sementara peneliti membawa kedalaman scientific knowledge,” ujar Sari.

Dalam penelitian tersebut, eksplorasi mikroalga lokal dilakukan melalui sejumlah tahapan. Di antaranya pengembangan biomassa mikroalga, ekstraksi senyawa aktif, serta evaluasi untuk mengidentifikasi kandidat yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku kosmetik.

Hasil penelitian pada tahap awal selanjutnya akan menjadi dasar untuk menentukan arah penelitian berikutnya, termasuk pendalaman terhadap senyawa yang dihasilkan, karakterisasi lebih lanjut, dan evaluasi terhadap kemungkinan aplikasinya.

Kepala Pusat Riset Mikrobiologi Terapan BRIN, Dr. Ahmad Fathoni, M.Eng., mengatakan keterlibatan industri dapat memberikan konteks tambahan bagi peneliti dalam mengeksplorasi kemungkinan pemanfaatan hasil riset.

“Kolaborasi dengan industri memberikan kesempatan bagi peneliti untuk melihat bagaimana pengetahuan dan hasil discovery dapat memiliki kemungkinan untuk dikembangkan lebih lanjut. Namun, proses tersebut tetap membutuhkan tahapan ilmiah yang kuat,” katanya.

Menurut Ahmad, kerja sama tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan pengetahuan, fasilitas, sumber daya, serta perspektif yang berbeda dalam proses penelitian.

Kolaborasi ParagonCorp dan BRIN juga diarahkan untuk mendukung pengembangan translational research, yakni proses yang menghubungkan hasil penelitian dengan kemungkinan penerapannya pada konteks yang lebih luas.

Dalam konteks industri kosmetik, proses tersebut mencakup pemahaman terhadap bahan, karakterisasi, evaluasi potensi, hingga penilaian kemungkinan pengembangannya sebagai bahan baku.

Hasil dari setiap tahapan penelitian akan menjadi dasar bagi pengembangan selanjutnya. Luaran penelitian juga berpotensi mencakup publikasi ilmiah maupun paten bersama, sesuai dengan hasil dan perkembangan riset.

Melalui kerja sama ini, ParagonCorp dan BRIN juga mengeksplorasi potensi mikroalga lokal Indonesia sebagai bagian dari pengembangan sumber daya hayati berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara institusi riset dan industri sekaligus membuka peluang pengembangan nilai tambah dari sumber daya hayati Indonesia melalui penelitian berbasis sains. (TIM)

Berita Terkait

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama menanggapi berita ini.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *