• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
Sudut Lima Puluh Kota
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
Sudut Lima Puluh Kota
No Result
View All Result
Home Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar Penerima Proyek BFM Perhutanan Sosial

Redaksi by Redaksi
8 Juli 2026
in Kabupaten Lima Puluh Kota
0 0
0
Lima Puluh Kota Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar Penerima Proyek BFM Perhutanan Sosial
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com – Kabupaten Lima Puluh Kota resmi memulai implementasi Proyek Blended Finance Model (BFM) untuk mendukung kemandirian Perhutanan Sosial. Program yang hanya dilaksanakan di tujuh provinsi di Indonesia ini menjadikan Kabupaten Lima Puluh Kota sebagai satu-satunya daerah di Provinsi Sumatera Barat yang menerima proyek tersebut.

Kick Off Proyek Blended Finance Model (BFM) digelar di Jorong Ulu Aie, Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Selasa (07/07/2026). Kegiatan dihadiri Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI, Direktur Utama Badan Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ahlul Badrito Resha, Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat, jajaran perangkat daerah, perwakilan KKI Warsi, World Resources Institute (WRI) Indonesia, QBAR, camat, wali nagari, serta pelaku usaha.

Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang menegaskan Pemerintah Daerah (Pemda) berkomitmen mengawal pelaksanaan program BFM bersama Dinas Kehutanan, BPDLH, KKI Warsi, WRI Indonesia, dan QBAR agar berjalan secara transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Bupati Safni Sikumbang, Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki potensi besar dalam pengembangan Perhutanan Sosial dengan luas kawasan sekitar 46.200 hektare yang mencakup 41 Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) dan 114 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS).

“Melalui Perhutanan Sosial diharapkan masyarakat memiliki akses yang lebih luas dalam mengelola kawasan hutan secara legal, sekaligus memanfaatkan hasil hutan dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Bupati Safni Sikumbang juga mengingatkan KUPS Tarusan Dalam Mandiri dan seluruh KUPS di Kabupaten Lima Puluh Kota agar memanfaatkan peluang pendanaan tersebut secara bertanggung jawab dengan menjaga kualitas produk, meningkatkan disiplin, serta membuktikan bahwa masyarakat mampu menjaga kelestarian hutan sembari menggerakkan perekonomian daerah.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI Catur Endah Prasetiani menjelaskan Perhutanan Sosial merupakan sistem pengelolaan hutan yang memberikan akses legal kepada masyarakat untuk mengelola kawasan hutan negara, hutan hak, maupun hutan adat guna meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui program tersebut, masyarakat memperoleh kepastian hukum dalam mengelola kawasan hutan dan dapat mengembangkan berbagai usaha produktif seperti budidaya kopi, madu, hasil hutan bukan kayu, hingga ekowisata tanpa merusak ekosistem.

Sementara itu, Direktur KKI Warsi Adi Junaidi mengatakan proyek BFM akan menjembatani kebutuhan pembiayaan bagi 43 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial yang tergabung dalam empat koperasi. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan nilai tambah berbagai komoditas unggulan, seperti kopi, gula aren, dan madu.

Ia menambahkan, Proyek Blended Finance Model hanya dilaksanakan di tujuh provinsi di Indonesia, dan Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Sumatera Barat yang memperoleh program tersebut.

Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat Ferdinal Asmin menyampaikan bahwa peluncuran proyek BFM juga dirangkaikan dengan peresmian Rumah Produksi Kopi KUPS Tarusan Agam Mandiri. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan sekaligus menekan laju deforestasi.

Selain kopi, berbagai komoditas yang dikembangkan melalui Perhutanan Sosial di Kabupaten Lima Puluh Kota meliputi madu, serai wangi, aren, pupuk organik, agroforestri, hingga ekowisata. Melalui skema pembiayaan campuran atau blended finance, pemerintah berharap kelompok usaha tersebut berkembang menjadi unit usaha yang produktif, mandiri, dan berdaya saing. (ABD/Kominfo)

Jumlah Pengunjung: 2
Tags: AdatAirBupatiBupati Lima Puluh KotaEkonomiGubernurGubernur SumbarGulaharauharau valleyHukumHutanHutan AdatIndonesiaKecamatan HarauKementerian KehutananKoperasiKopilima puluh kotaMasyarakatNegaraObjek WisataOrganikPariwisatapayakumbuhPeresmianPupukRumahsudutlimapuluhkotasumatera baratWali NagariWisataWisatawan
Previous Post

Pemko Payakumbuh Dorong Generasi Muda Lestarikan Adat di Tengah Arus Globalisasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Lima Puluh Kota Jadi Satu-satunya Daerah di Sumbar Penerima Proyek BFM Perhutanan Sosial
  • Pemko Payakumbuh Dorong Generasi Muda Lestarikan Adat di Tengah Arus Globalisasi
  • Pertahankan Predikat Kota Ber-Aksi, Pemko Payakumbuh Perkuat Pencegahan Korupsi
  • ParagonCorp dan ITB Revitalisasi 360° Dome Theater, Hadirkan Pengalaman Belajar Imersif di Museum ITB
  • ParagonCorp dan ITB Revitalisasi 360° Dome Theater, Hadirkan Pengalaman Edukasi Imersif Berbasis STEM

Recent Comments

  1. Ayendra Asmuti mengenai Bupati Lima Puluh Kota Klarifikasi Video Viral Mirip Dirinya, Tegaskan Jadi Korban Pemerasan
  2. SILVIYA mengenai Galodo dan Tanah Longsor Landa Nagari Baruah Gunuang, Puluhan Rumah, Jalan Hingga Sawah Warga Terdampak
  3. sudutgurun tikotok mengenai Opini: Belajar Bertanggung Jawab: Mengubah Hidup dari Cara Pandang
  4. Azzahra mengenai WaWaKo Payakumbuh Lepas Enam Atlet Sepatu Roda ke Ajang Internasional VERKA CUP 2025
  5. Chairul mustafa mengenai Sejarah Singkat Nagari Koto Alam
  • Nagari Baruah Gunuang, Kec.Bukik Barisan, Kab 50 Kota, Sumatera Barat 26257
  • 0858-3515-5158
  • sudutlimapuluhkota@gmail.com

Ikuti Kami

  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota

Kunjungi Kami

Statistik Pengunjung

Seedbacklink
© 2024 Official Website Sudut Lima Puluh Kota – Supported by Malakatech.com.All rights reserved