• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
Sudut Lima Puluh Kota
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Undang-Undang Pers
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Visi & Misi
No Result
View All Result
Sudut Lima Puluh Kota
No Result
View All Result
Home Kampus

Puisi : Atma Yang Pernah Bertemu

Redaksi by Redaksi
28 Mei 2022
in Kampus
0 0
0
Puisi : Atma Yang Pernah Bertemu
0
SHARES
123
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bukittinggi, http://sudutlimapuluhkota.com – Aku pernah berkata, “Rindu itu tak akan bisa terobati saat jarak masih saja memisahkan.” Ya, pernyataan itu seringkali aku sampaikan lewat percakapan telepon kita waktu itu. Kamu yang di sana, apakah masih ingat di saat kita yang dulunya pernah memadu kasih? Mungkin saja tidak ingat, karena lebih memilih melupakan daripada berdamai.

 

Aku tak tahu, apa yang salah dengan namanya jarak.

Yang pasti, setiap kali ingin mengejanya, kamu merasa enggan untuk sekedar mendengarkan petuah demi petuah di setiap heningnya malam.

 

Kamu yang selalu urung menapaki jejak, kerap kali membuatku bersimpuh dikeheningan malam. Mengadu di kidung Do’a. Dan berselimutkan dinginnya udara malam.

 

Setiap detik selalu terlewati, hanya ada kegundahan dan kehampaan dalam hati. Sebab kamu lebih memilih pergi daripada menetap. Aku salah, karena tidak bisa melupakanmu yang jauh dari hati.

Tapi andaikan saja aku boleh memilih, akan aku hapus memori yang dulu pernah bertamu denganmu.

 

Identitas Penulis :

Atma Yang Pernah Bertemu Oleh Nadia Okta Nelsi
Atma Yang Pernah Bertemu
Oleh Nadia Okta Nelsi

Bionarasi:

 

Nadia Okta Nelsi, anak kedua dari tiga bersaudara ini kerap kali disapa Nanad dalam dunia literasi. Gadis kelahiran 03 Oktober 2001 ini sangat menyukai fajar, alasannya adalah karena dia terlahir di saat fajar. Menurutnya, fajar adalah sesuatu yang indah, sama dengan senja. Tapi fajar lebih indah karena di pagi hari setiap mata semua orang akan terbuka kembali setelah melewati gelapnya pertikungan mimpi-mimpi yang begitu tajam dan tak sesuai realita.

 

Saat ini dia tengah kuliah di IAIN Bukittinggi dengan jurusan Pendidikan Bahasa Arab, angkatan 2020. Sebelumnya sempat mondok selama 6 tahun di pondok pesantren Al-Irsyad Islamic boarding school, bulaan Kamba, Kubang Putiah, Agam, Sumatera Barat.

 

Penulis bisa dihubungi lewat email oktanelsinadia@gmail.com atau Instagram @okta_nelsi03

Jumlah Pengunjung: 849
Tags: AgamBukittinggiiain bukittinggiInstitut Agama Islam Negerilima puluh kotaPenulisPenulis BukuPenulis PuisiPuisisudutlimapuluhkota
Previous Post

Pemilu Usai, Saatnya Bersatu Kembali Menuju Nagari Yang Lebih Maju

Next Post

Usai Pilwana, Silaturrahmi Harus Tetap Kita Jaga

Next Post
Usai Pilwana, Silaturrahmi Harus Tetap Kita Jaga

Usai Pilwana, Silaturrahmi Harus Tetap Kita Jaga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI, Live TikTok 11 Jam Nonstop di Jalur Mudik
  • WaWaKo Payakumbuh Buka Lomba Tahfidz, Adzan, dan Tilawah di Masjid Arafah
  • Pemko Payakumbuh Terapkan WFA bagi ASN Jelang Nyepi dan Usai Idul Fitri 2026
  • WaWaKo Payakumbuh Buka Puasa Bersama Sivitas Akademika UNP PSDKU
  • Wali Kota Payakumbuh Terima Kunjungan Ninik Mamak Latina, Perkuat Sinergi Adat dan Pembangunan

Recent Comments

  1. Ayendra Asmuti mengenai Bupati Lima Puluh Kota Klarifikasi Video Viral Mirip Dirinya, Tegaskan Jadi Korban Pemerasan
  2. SILVIYA mengenai Galodo dan Tanah Longsor Landa Nagari Baruah Gunuang, Puluhan Rumah, Jalan Hingga Sawah Warga Terdampak
  3. sudutgurun tikotok mengenai Opini: Belajar Bertanggung Jawab: Mengubah Hidup dari Cara Pandang
  4. Azzahra mengenai WaWaKo Payakumbuh Lepas Enam Atlet Sepatu Roda ke Ajang Internasional VERKA CUP 2025
  5. Chairul mustafa mengenai Sejarah Singkat Nagari Koto Alam
  • Nagari Baruah Gunuang, Kec.Bukik Barisan, Kab 50 Kota, Sumatera Barat 26257
  • 0858-3515-5158
  • sudutlimapuluhkota@gmail.com

Ikuti Kami

  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota
  • @sudutlimapuluhkota

Kunjungi Kami

Statistik Pengunjung

© 2024 Official Website Sudut Lima Puluh Kota – Supported by Malakatech.com.All rights reserved