
Limapuluh Kota, http://sudutlimapuluhkota.com – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026, BPJS Ketenagakerjaan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lima Puluh Kota menggelar kegiatan donor darah di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lima Puluh Kota, pada Senin (04/05/2026).
Kegiatan tersebut diikuti para pekerja dan masyarakat sebagai bentuk aksi kemanusiaan sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan darah di daerah setempat. Selain donor darah, panitia juga menyiapkan paket sembako bagi peserta yang berhasil mendonorkan darahnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lima Puluh Kota, Nicko Alfiansa, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial serta momentum memperingati May Day.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong para pekerja untuk berkontribusi dalam aksi kemanusiaan. Selain itu, kami juga memberikan paket sembako kepada pendonor sebagai bentuk apresiasi,” ujarnya.

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan dan Baznas Lima Puluh Kota Kolaborasi Beri Perlindungan bagi Pekerja Rentan
Ia juga mengajak seluruh pekerja di Kabupaten Lima Puluh Kota untuk menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, saat ini terdapat program keringanan iuran dari pemerintah.
“Mulai April hingga Desember 2026, terdapat diskon iuran sebesar 50 persen. Iuran yang sebelumnya sekitar Rp16.800 menjadi Rp8.400 per bulan untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito Resha, yang juga menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lima Puluh Kota, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai donor darah merupakan aksi sederhana namun memiliki dampak besar bagi kemanusiaan.
“Menjadi pahlawan tidak harus dengan hal besar. Dengan menyumbangkan setetes darah, kita sudah bisa membantu menyelamatkan nyawa orang lain,” ujarnya.

Baca Juga : Wabup Ahlul Badrito Resha Tutup Diklatsar KSR PMI Lima Puluh Kota, 26 Relawan Dinyatakan Lulus
Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja, termasuk melalui pengembangan sektor pertanian dan rencana kawasan industri di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Menurutnya, penguatan sektor komoditas seperti gambir, kakao, kelapa, dan kopi menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membuka peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Ke depan, kita berharap kesejahteraan pekerja semakin meningkat seiring dengan terbukanya peluang kerja dan berkembangnya kawasan industri berbasis agro di Kabupaten Lima Puluh Kota,” katanya. (ABD)
